Pemerintah Kota Tebingtinggi Semarakkan Parade Gebyar Berkebaya 2022 Menuju Unesco
Medan (utamanews.com)
Oleh: Sulaiman
Minggu, 28 Agu 2022 19:58
Istimewa
Kontingen Tebing Tinggi menghadiri acara "Parade dan Gebyar Kebaya Nasional 2022" tingkat Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Benteng, Medan, Minggu (28/08/2022).
Ketua TP - PKK kota Tebingtinggi Ny Harliaminda Dimiyatih bersama ketua Bahayangkari Cab Tebingtinggi Ny.Tika Kunto wibisono, Ketua IKA DPRD Ny. Denila Shofa Basyarudin, Ketua Darmayukti Karini Cab Tebing tinggi Ny. Marta Mangapul menghadiri acara "Parade dan Gebyar Kebaya Nasional 2022" tingkat Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Benteng, Medan, Minggu (28/08/2022).
Kegiatan Parade dan Gebyar Berkebaya merupakan bentuk apresiasi perempuan Sumatera Utara untuk mengingatkan kepada perempuan Indonesia, agar kembali menempati posisinya sebagai pembawa kultur tradisional asli Indonesia melalui berbusana kebaya.
Diperkirakan sebanyak 15 ribu perempuan dari 33 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara turut memeriahkan acara ini dengan memakai berbagai jenis kebaya seperti kebaya kartini, kebaya encim, noni dan kutubaru.
Ny. Harliaminda Dimiyatih mengatakan bahwa kehadirannya bersama rombongan dalam acara ini adalah merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota Tebing tinggi dalam mendukung Kebaya sebagai salah satu warisan peninggalan budaya Indonesia yang kini tengah didaftarkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda di United Nations Educationals Scientifics and Cultural Organization (UNESCO).
"Secara tidak disadari kebaya sudah menjadi busana wajib di masyarakat Sumatera Utara. Hal tersebut ditunjukkan dari acara-acara resmi seperti peringatan kelahiran anak, pernikahan, dan lain-lain yang dipadu-padankan dengan sarung khas suku seperti tenun, songket, ulos dan lain sebagainya. Saya kira kita semua harus dukung langkah Pemerintah dalam upaya memperoleh pengakuan dunia melalui UNESCO, bahwa kebaya adalah milik Indonesia," ucapnya.
"Perempuan Indonesia harus berani menunjukkan jati dirinya dengan menaikkan citra kebaya sebagai peninggalan budaya asli Indonesia. Bahwa dengan berkebaya, wanita Indonesia bisa tampil menarik, indah dan lebih anggun", tegasnya.
"Saya berpesan khususnya kepada generasi muda, cintailah kebaya kita, kebaya bukan hanya sekedar pakaian buatan Indonesia tapi lebih dari itu sebagai budaya yang harus dilestarikan," tutupnya.
Hadir dalam acara tersebut Pj.Walikota Tebingtinggi M.Dimiyatih S.Sos.MTP, Kapolres Tebingtinggi AKBP. M.Kunto Wibosono Ketua Pengadilan Negri Mangapul SH.MH., Kepala inspektorat Kamlan Mursyid, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian S.STP. MSi, Kepala Dinas Kesehatan M.IQbal Sp.P, Kadis PU.Reza dan para ktapolres se-Sumut, Walikota dan Bupati se Sumut.