Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2023 memasuki hari kelima masih sepi pengunjung. Counter tiket box juga terlihat sepi tidak banyak pengunjung datang dan membeli tiket.
Pantauan wartawan di lokasi PRSU, Rabu (21/06/2023) suasana kegiatan dari Stand OPD maupun Stand UMKM nyaris tak ada pengunjung untuk melihat produk unggulan yang disajikan.
Bahkan para pengunjung yang kebanyakan ASN saling berburu souvenir. Sementara dari beberapa Stand seperti Dekranasda terlihat ditutup.
Di bagian lain, pemilik stand UMKM penjual pakaian Ulos bernama Robin mengaku jualannya tak laku, karena pengunjung di PRSU di hari ke lima sangat sepi.
Hal ini disebabkan karena harga tiket masuk PRSU sangat mahal dan bervariasi.
Mulai dari hari Senin-Kamis harga tiket Rp20.000, Pada Jumat dan Minggu tiket dibandrol dengan harga Rp35.000. Khusus untuk hari Sabtu tiket dijual harga Rp50.000 karena di malam Minggu artis ibukota akan konser di panggung utama.
Masih penuturan Robin, mereka menyewa Stand di PRSU seharga Rp4.500.000, dengan fasilitas yang ada seperti lampu listrik dan lainnya.
“Bisa lihat stand yang kami sewa sekecil ini harganya Rp4,5 juta. Sementara dagangan tak laku, akibat sepinya pengunjung di hari kelima,” tukas Robin.
Sementara hal senada juga diungkapkan Pemilik stand lainnya seperti Vero, kalau dagangan mereka tak laku akibat tak ada pengunjung. Diakui pemilik stand ini, pihak penyelenggara dinilai kurang profesional jika membandingkan ketika PRSU sepuluh tahun lalu ramai dikunjungi masyarakat.
“Artinya, kalau dulu banyak event kegiatan di PRSU, seperti lomba nyanyi, fashion, lomba lukis bahkan masih banyak kegiatan yang bisa mendatangkan pengunjung untuk menikmati hiburan di PRSU kala itu, sehingga tingkat keramaian cukup menghasilkan bagi pemilik stand karena dagangannya laku keras,”tukas Vero.
Melihat kondisi sepi pengunjung, pemilik stand berharap untuk bisa mencari EO yang lebih profesional ke depannya lagi.
Untuk masuk ke acara PRSU wajib membayar tiket masuk, kecuali memiliki Id Card resmi dari pihak panitia PRSU. Para pengunjung datang dengan membawa keluarga namun sampai di dalam, para pengunjung sedikit kecewa karena tidak ada hal yang istimewa ditemukan selain stand milik Pemprov, pemkab dan pemko selebihnya hanya jajanan.
"Tadi saya diluar berpikir ada hal menarik ternyata biasa biasa aja. Mungkin kalau malam Minggu aja yang ramai itu juga karena ada artis yang diundang. Tapi tiketnya mahal,” kata Bayu salah seorang pengunjung asal Tembung.
Bayu menambahkan lagi, jika pelaksanaan didalam PRSU yang dilihat hanya mirip pasar malam. ”Tidak ada istimewanya,” ujarnya sedikit kecewa.