Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan bagi generasi penerus bangsa khususnya yang berdomisili didaerah pesisir Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Utamanews. Peredaran narkoba didaerah pesisir Kabupaten Labuhanbatu, dikendalikan terduga bandar narkoba yang disebut-sebut berinisial Balwan. Jaringan bandar narkoba Balwan dan kaki tanggannya beredar luas di media sosial.
Beredarnya jaringan bandar narkoba Balwan dan kaki tanggannya dimedia sosial diposting salah satu akun Facebook bernama retorika news. Dalam postingan diberanda akun retorika news menuliskan Jaringan Bandar Narko Labuhanbatu.
Selain tulisan Jaringan Bandar Narko Labuhanbatu, akun retorika news turut juga menyertakan gambar dan nama terduga bandar narkoba Balwan beserta kaki tangannya diantaranya Wawan, Dewa, Ical dan Bujing. Serta jaringan lain, di Panai Tengah inisial Nizar Modon Idar, Panai Hulu inisial Yogo Gito dan Bilah Hilir Heru Aziz.
Sepak terjang terduga bandar narkoba Balwan dan kaki tanggannya tersebut, sudah sangat meresahkan masyarakat hingga menuai kritikan kepada APH yang dianggap tidak mampu melakukan pemberantasan dan terkesan tebang pilih dalam menindak dan menangkap para pelaku penyalahgunaan narkoba.
Disinyalir APH juga turut bersekongkol dengan para terduga bandar dan pengedar narkoba yang disebut-sebut akun media sosial retorika news tersebut. Pasalnya hingga kini para terduga bandar narkoba itu tidak pernah disentuh hukum diduga licin dan kebal hukum.
Disisi lain dihimpun Utamanews, masyarakat pesisir akan melakukan aksi di mabes Polri terkait darurat narkoba di Labuhanbatu. Aksi dimaksud dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jum'at mendatang 3 Oktober 2025 pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai dengan sasaran Mabes Polri.
Rencana aksi dimaksud dikuatkan dengan telah dilayangkannya surat pemberitahuan aksi ke Dit Intelkam Polda Metro Jaya oleh salah seorang aktivis yang dikenal sangat kritis. Hal itu diungkapkannya dalam unggahan akun media sosialnya bernama Al As'ari Hasby hingga menuai beragam komentar.
Adapun tuntutan aksi yang tertuang dalam player yang beredar dimedia sosial antara lain, "Tangkap Balwan dan Kojek, BD Narkoba di pesisir Labuhanbatu. Selamatkan wilayah pesisir Labuhanbatu dari invasi Narkoba. Copot Kapolres Labuhanbatu diduga tidak becus memberantas Narkoba dilabuhanbatu".
Terkait rencana aksi tersebut, Al As'ari Hasby ketika dihubungi Utamanews lewat panggilan WhatsApp membenarkan dan telah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Dit Intelkam Polda Metro Jaya.
Menurutnya, Jum'at dipastikan akan main aksinya, dan selanjutnya apabila aksi di Mabes Polri tidak ada tindakan, dua Minggu yang akan datang akan melakukan aksi lanjutan di Istana Merdeka.
"Habis main nanti, kalau memang tidak ada tindakan, kita buat surat aksi untuk dua Minggu yang akan datang ke Istana Merdeka", Tegasnya. Rabu malam (01/10/25) sekira pukul 21.06 Wib.