Perusahaan PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang bergerak pada peleburan kayu eikaliptus, untuk bubur kertas masih diterpa prahara. Sebelumnya aksi 'tutup TPL' yang terjadi sampai ke hadapan presiden Jokowi oleh Togu Simorangkir dan kawan-kawan, sekarang perusahaan ini yang ada di sektor Aek Raja desa Aek Raja kecamatan Parmonangan kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan aksi penyetopan angkutan kayu eikaliptus mulai Selasa (01/11) malam.
Menurut warga, hal ini disebabkan, karena pihak sektor Aek Raja kurang memperhatikan masyarakat pengusaha di sekitarnya, dan tidak komit menjaga infrastruktur jalan akses antar kecamatan dan antar Kabupaten.
Hal ini terlihat dari tuntutan mereka yang tertandatangani oleh puluhan masyarakat pada selembar kertas.
"Kami masyarakat Desa Aek Raja, keberatan atas angkutan kayu (logging) Toba Pulp Lestari Sektor Aek Raja yang melewati jalan raya Desa Aek Raja yang melebihi Tonase serta menyebabkan kerusakan jalan dan tidak ada tanggungjawab perusahaan dalam menjaga atau merawat jalan tersebut. Sehingga karena oleh hal tersebut kami keberatan mobilisasi angkutan kayu (logging) tersebut", tulis para pelaku aksi penyetopan.
Pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan pemerintah kabupaten Taput, terlihat sudah baik pada jalur jalan Silangkitang-Parmonangan.
Hal ini merupakan komitmen Bupati Taput Nikson Nababan untuk memberikan pelayanan dan peningkatan ekonomi masyarakat pada kelancaran angkutan umum dan Komiditi pertanian di setiap kecamatan dan pedesaan.
Sampai saat ini Selasa (02/11) mulai pagi hari, para warga masih menjaga dan melakukan penyetopan.