Keluarga Besar Pos PI Gereja Methodis II Medan bersama siswa SMP Methodis II menggelar ibadah bersama anak-anak Panti Asuhan Natasya di Jalan Jati Rejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh sukacita dan kehangatan. Sejak awal acara, suasana kekeluargaan sudah terasa begitu kental, memperlihatkan kebersamaan yang tulus antara jemaat gereja, para siswa, dan anak-anak panti asuhan.
Ibadah bersama ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial dan pelayanan kasih kepada sesama, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kekristenan seperti kasih, empati, dan kebersamaan ditanamkan secara langsung.
Tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, ibadah ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman rohani yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka diajak untuk terlibat aktif dalam setiap rangkaian acara dengan penuh semangat.
Ibadah dipimpin oleh Pdt Yosua Tobing bersama tim muda-mudi serta pelajar SMP Methodis II. Dengan pendekatan yang hangat dan komunikatif, ibadah berlangsung hidup dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas rohani seperti kuis Alkitab. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh anak-anak panti, yang terlihat bersemangat menjawab setiap pertanyaan yang diberikan.
Keceriaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti permainan rohani dan sesi interaktif lainnya. Tawa dan kegembiraan menghiasi setiap momen, menciptakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi semua yang hadir.
Kebersamaan pun berlanjut dalam sesi makan bersama. Dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan, semua peserta menikmati hidangan sambil saling berbagi cerita dan kebahagiaan.
Dalam keterangannya, Pdt Yosua Tobing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk Ibadah dan kepedulian dari tim pelayanan gereja terhadap anak-anak di panti asuhan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak di Panti Asuhan Natasya.
Selain beribadah bersama, kami juga ingin berbagi kasih dan sukacita bersama mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai wujud nyata pengamalan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini saja,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, firman Tuhan juga disampaikan oleh Koko Boas yang mengangkat kisah Veronisia, seorang ibu dengan keteguhan iman, kesetiaan, dan kepercayaan kepada Yesus.
Pesan yang disampaikan mengajak anak-anak untuk memahami pentingnya hidup dalam kasih, saling membantu, serta memiliki kepedulian terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang.
Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Natasya Sumut, Nurti Ati Manik, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim dari Gereja Methodis II Medan atas perhatian dan kasih yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim dari Gereja Methodis II yang dipimpin oleh Bu Erni bersama tim. Kiranya melalui ibadah ini, Bapak dan Ibu semua semakin diberkati oleh Tuhan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan karena memberikan dampak positif bagi perkembangan mental dan spiritual anak-anak di panti.
Melalui kegiatan ini, hubungan kasih antara jemaat gereja dan anak-anak panti asuhan semakin erat terjalin. Kebersamaan yang terbangun menjadi bukti bahwa kasih dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Kegiatan ini sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.