Dalam rangka kesiapan menghadapi hari raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Forkopimda Kota Binjai mengikuti Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi perayaan yang menjadi momen kemenangan bagi seluruh umat Islam ini secara daring di Mapolres Binjai, yang beralamat di Jalan S. Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (6/4).
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral secara Daring yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, diikuti oleh seluruh Forkopimda Propinsi, dan seluruh Forkopimda Kabupatrn Kota, serta dihadiri oleh beberapa Menteri terkait.
Hadir dalam kegiatan yang digelar Aula Catut Sakti Mapolres Binjai yaitu, Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, MAP, Kapolres Binjai AKBP Hendrick Simatupang, mewakili Dandim 0203/LKT Kapten Inf Joni Siagian, Sekdako Binjai H. Irwansyah Nasution S.Sos, para OPD jajaran Pemko Binjai, PJU Polres Binjai, serta Seluruh Kapolsek sejajaran Polres Binjai.
Menko PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, dalam paparannya mengatakan bahwa Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi perayaan Idul Fitri ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
Dirinya juga mengaku mensupport acara yang dilaksanakan tersebut serta berharap semoga dapat menghasilkan keputusan bersama yang dapat menggembirakan masyarakat pada perhelatan hari raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023.
"Pemerintah telah melakukan persiapan ekstra menghadapi mudik lebaran agar berjalan aman dan sehat," ungkapnya.
Untuk itu, Muhadjir Effendy pun meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan beberapa hal, diantaranya menghimbau kepada masyarakat agar sebaiknya tidak mudik menggunakan Sepeda Motor. Sebab Pemerintah bersama BUMN & pihak Swasta, memberikan fasilitas program mudik gratis yang bisa dimanfaatkan bagi pemudik
"Masyarakat harus dengan sadar menyiapkan diri dengan maksimal dalam melakukan perjalanan mudik," himbaunya.
Menko PMK RI juga memberikan masukan atau tips kepada masyarakat untuk mudik secara aman. "Kesiapan kendaraan, kelayakan, termasuk supir juga harus menyiapkan fisik kalau perlu ada tandem. Termasuk kecukupan kartu tol agar tidak terjadi kemacetan," ujarnya.
Sedangkan untuk mudik sehat, lanjut Muhadjir Effendy, dikarenakan masih Covid-19, untuk itu protokol kesehatan harus tetap dijalankan sejak berangkat dari rumah di jalan, di rest area, dan juga di tujuan.
"Pastinya karena kita ingin bahagia bersama keluarga dan sanak saudara. Untuk itu maka harus diterapkan prokes ini," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolri Jend. Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI terkait mudik tahun 2023.
"Di bulan ramadhan ini, tentunya kita berharap dapat melaksanakan tugas dengan baik sehingga umat Islam dapat melaksanakan ibadah puasa sampai pada pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023," kata Kapolri.
Sebagai Kapolri, Jend. Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan, jelang ilIsul Fitri, pihaknya akan melaksanakan operasi dengan sandi "Operasi Ketupat Toba" selama 14 hari, tepatnya dari tanggal 18 April sampai 01 Mei 2023.
"Terkait dengan Operasi Ketupat Toba, kami juga melaksanakan operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk mengantisipasi peristiwa dan kejahatan yang terjadi pada bulan suci ramadhan sampai pada pelaksanaan hari raya idul fitri," bebernya.
Sedangkan untuk sasaran operasi yang dilaksanakan menurut Kapolri diantaranya, masyarakat yang berbelanja, Supir, Pelaku teror, Sembako, serta kegiatan masyarakat yang melaksanakan hari raya idul fitri.
"Polri mendirikan 2.878 posko untuk melaksanakan pengamanan dan pelayanan pelaksanaan hari raya idul fitri. Polri juga melaksanakan mudik gratis bersama untuk mengurangi beban kemacetan selama dalam perjalanan," demikian tutup Kapolri.