PT Hutama Karya mencatat sebanyak 272.892 kendaraan melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa pada mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2025.
Angka tersebut itu diperoleh berdasarkan volume kendaraan yang melintas di Tol Binjai-Langsa sejak H-7 (sebelum) dan H+7 (sesudah) Lebaran.
Hal tersebut diungkapkan Branch Manager Jalan Tol Binjai-Langsa, Medya Gustian. Menurutnya, traffic tertinggi kendaraan yang melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa yaitu pada H+2 Lebaran.
"Di H+2 lebaran sebanyak 26.076 kendaraan," ujaf Medya, Kamis (10/4).
Ia juga mengatakan, sepekan pasca lebaran atau H+7, kendaraan yang melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa sebanyak 13.493 unit. Artinya, traffic kendaraan yang melakukan perjalanan arus balik dan melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa, berangsur menurun.
Dibandingkan pada Lebaran Idul Fitri tahun 2024, kendaraan yang melintas sejak H-7 dan H+7 di Jalan Tol Binjai-Langsa sebanyak 260.861.
"Ada peningkatan sebanyak 12.031 kendaraan yang melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa pada arus mudik ataupun arus balik Lebaran Idul Fitri 2025 ini," bebernya.
Meski demikian, Jalan Tol Binjai-Langsa seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan akan tetap beroperasi meski lebaran telah usai dan seksi tersebut belum bertarif alias gratis.
"Akan tetap dibuka sampai diberlakukan tarifnya oleh Kementrian PUPR," tutur Medya.
Sebelumnya, PT Hutama Karya telah resmi mengoperasionalkan Jalan Tol Binjai-Langsa seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 18,85 Km pada, Selasa (11/3) pukul 07.00 Wib lalu.
Dioperasikannya jalan tol ini, semakin mempersingkat konektivitas wilayah Sumatera Utara menuju Provinsi Aceh.