Hasil Kerajinan Tangan Warga Binaan Rutan Doloksanggul Butuh Perhatian Pemerintah
Humbahas (utamanews.com)
Oleh: Eduard S.
Rabu, 26 Jul 2017 22:06
Dok
Hasil kerajinan tangan warga binaan Rutan Klas II-B Doloksanggul
Orang mengira selama ini hidup di dalam rumah tahanan (Rutan) atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sangat menyeramkan, tetapi hal ini tidak terbukti kala kita berkunjung ke Rutan klas ll B Doloksanggul.
Amatan UTAMANEWS pada Selasa (26/7/2017), ketika berkunjung ke Rutan tersebut, disambut hangat dan diajak berkeliling oleh pimpinan dan beberapa orang staff untuk melihat situasi dan kondisi bangunan serta warga binaan di dalam rutan.
Yang paling mengejutkan kami, ternyata di dalam Rutan ini ada kegiatan warga binaan yakni membuat beberapa kerajinan tangan seperti kerajinan mengkait, membuat miniatur yang berbahan dari stik es dan membuat keranjang tomat berbahan baku bambu.
Ketika kami diberikan kesempatan berbincang dengan salah seorang warga binaan, sebut saja, Melati, yang mengeluhkan sering kurangnya bahan dasar tatkala mereka hendak membuat suatu kerajinan tangan.
"Kalau lengkap bahan-bahannya saya bisa buat satu bulan sebanyak 10-15 pcs hasil karya dan kerajinan tangan. Yang bisa saya buat berupa tas, dompet, topi, tutup dispenser, tempat tissu dan banyak lagi," pungkas ibu paroh baya ini.
Senada dengan Melati, rekannya PS juga Ewn pengerajin miniatur, juga mengatakan minimnya bahan dasar menjadi kendala bagi mereka.
"Produksi minim karena bahan dasar kurang bang,"singkatnya.
Dessael Lubis, Kepala Pengamanan Rutan di Rutan kls ll B Dolok Sanggul membenarkan kalau bahan dasar dan pemasaran menjadi kendala.
"Memang betul, bahan dasar adalah kendala terbesar bagi warga binaan dan juga masalah pemasaran, sangat terkandala, maka dengan ini kami sangat mengharapkan perhatiaan dari Pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial, KOPEDAGIN, juga Dekranasda agar bisa menampung dan membantu memasarkan semua kerajinan yang ada di Humbang Hasundutan," harapnya, sembari mengajak wartawan melihat-lihat lokasi lainnya.
Sebelum media ini meninggalkan Rutan, salah satu staff sangat mengharapkan bantuan agar warga binaannya tetap dapat melakukan aktifitas positif di dalam rutan.
"Tolong dibantu ya bang, sehingga kegiatan ini bisa berkelanjutan dan warga binaan kami mempunyai rutinitas di dalam Rutan ini," ujar sandro Simamora staf keamanan Rutan kls ll B Doloksanggul.