Demokrasi menjamin rakyat dapat mengemukakan aspirasinya. Namun terkadang media penyampaian aspirasi ini masih terbatas. Untuk itu, DPRD sebagai lembaga perwakilan di daerah dituntut menjalankan fungsi mengartikulasikan aspirasi rakyat dalam kegiatan yang disebut reses.
Dalam reses ini, tentunya tujuan masyarakat yang hadir cukup beragam. Tersirat sebuah harapan bahwa aspirasi mereka dapat ditampung oleh anggota DPRD dan kemudian disampaikan kepada pihak yang berkepentingan membuat kebijakan. Sehingga kegiatan reses ini tidak hanya bersifat politis saja mengingat anggota DPRD bertemu konstituennya, tetapi lebih kepada bagaimana jarring aspirasi dapat diartikulasikan.
Seperti yang dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari fraksi Partai Golkar, H Zainuddin Purba SH. Guna menampung aspirasi masyarakat, pria yang akrab disapa Pak Uda ini menggelar kegiatan reses ll Tahun Sidang lll 2021-2022, yang dilaksanakan di Jalan Volly, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (12/3) sore.
Dihadapan ratusan konstituennya, Pak Uda menjelaskan bahwa masa reses merupakan kegiatan anggota dewan saat diluar gedung. "Tujuannya yaitu untuk menjumpai konstituennya di daerah pemilihan masing masing. Pelaksanan tugas reses ini guna menjaring, menampung, serta melaksanakan fungsi pengawasan yang juga dikenal sebagai kunjungan kerja," ungkap legislator Dapil XII Sumut (Binjai-Langkat) ini.
Berbagai pertanyaan disampaikan oleh konstituen dalam sesi tanya jawab. Mulai dari pelayanan umum, harga sembako yang terus naik, bantuan sosial, infrastruktur, bahkan hingga maraknya peredaran narkoba, khususnya di Kota Binjai.
"Satu yang harus jadi pegangan hidup, banyak banyaklah berdoa ditengah kesulitan kita saat ini. Yakinlah, kita seperti ini namun masih ada yang lebih susah dari kita. Untuk itu, kita juga wajib bersyukur kepada Allah SWT," tutur Pak Uda.
Sebagai Wakil rakyat, dalam pemberantasan narkoba ini Pak Uda juga mengaku sudah menyurati Gubsu, Pangdam l/BB, Kapoldasu dan Ketua DPRD Sumut sebanyak 5 kali. "Bisa sama sama kita bayangkan, Sumut merupakan Provinsi nomor 1 pemakai narkoba terbanyak di Indonesia. Sedangkan Kota Binjai nomor 2 peredaran narkoba terbesar di Sumut," tegasnya.
Pun begitu, dihadapan ratusan konstituennya Pak Uda juga mengaku sudah bicara dengan Walikota Binjai terkait pembangunan Qur'an Center yang akan segera dibangun di Kota berjuluk Kota Rambutan ini.
"Saya sudah bicara dengan Walikota Binjai, InsyaAllah pada tahun ini akan dibangun gedung Qur'an Center. Sedangkan untuk pembangunannya InsyaAllah di pintu masuk Kota Binjai. Pembangunan ini sebagai penghormatan kepada almarhum Walikota Binjai terpilih yang sudah meninggal dunia, yaitu H Juliadi," urai Politisi dari Partai Golkar ini, sembari mengatakan bahwa gedung itu akan diberi nama Qur'an Center H Juliadi.
Diakhir kegiatan, pria yang pernah dua periode menjabat sebagai Ketua DPRD Binjai ini memberikan dua pertanyaan kepada para konstituennya. Bagi yang bisa menjawab, dirinya memberikan hadiah uang.
"Pertama, siapa nama Ketua Umum DPP Partai Golkar yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Sedangkan pertanyaan kedua, siapa nama Ketua DPD Partai Golkar Sumut yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara," tanya Pak Uda.
Pertanyaan itu pun segera dijawab para konstituennya. Bahkan hampir seluruh warga yang hadir menunjuk tangannya untuk menjawab. "Hanya untuk dua orang penjawab aja ya ibuk ibuk," demikian kata Pak Uda diakhir reses ll Tahun Sidang lll 2021-2022 anggota DPRD Sumut dari Dapil XII Sumut (Binjai-Langkat) sembari membagikan Tas Ransel serta Beras kepada seluruh hadirin.
Turut hadir dalam kegiatan ini pengurus DPD Partai Golkar Kota Binjai, Ketua Golkar Kecamatan Binjai Timur beserta pengurus, Ketua Golkar Kelurahan Timbang Langkat beserta pengurus, Kepling setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan warga yang disiplin dalam menerapkan Prokes.