Sabtu, 24 Jan 2026

DPD Golkar Deliserdang Berang Ketum Bahlil Lahadalia Dicandai Cak Imin, Hamdani: Situasi Lagi Sulit Kepentingan Rakyat Diutamakan

Deli Serdang (utamanews.com)
Oleh: New Jumat, 05 Des 2025 16:59
Bendera Partai Golkar
 Istimewa

Bendera Partai Golkar

DPD Partai Golkar Kabupaten Deliserdang ikut angkat bicara mengenai pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia untuk taubat nasuha. 

Pernyataan ini disampaikan Cak Imin pasca bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Pulau Sumatra, terkhusus Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Deliserdang,Hamdani Syahputra menyayangkan pernyataan Cak Imin dianggap menyudutkan Ketua Umumnya. Apalagi, menurut Hamdani candaan yang dilontarkan Cak Imin tidak dalam situasi yang tepat. 

"Tidak ada solusi yang disampaikannya. Walaupun mungkin yang disampaikan taubat nasuha adalah candaan, namun tidak tepat diucapkan di depan publik dan media dalam suasana duka di pulau Sumatera," kata Hamdani ketika ditemui di Gedung DPRD Deliserdang, Kamis (4/12/2025).
Hamdani mengatakan, harusnya Cak Imin dapat memberikan ungkapan penyejuk kepada para korban bencana alam, bukan malah ikut memperkeruh suasana.

Selain itu, Cak Imin juga seharusnya memberikan solusi bagaimana menyelesaikan masalah untuk membantu para korban bencana. 

"Cak Imin kita lihat gak ada itu turun ke lokasi-lokasi terdampak banjir, jangan komentar aja. Sementara Menteri, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketum Golkar Bapak Bahlil Lahadalia langsung turun ke lokasi mencari solusi agar kelangkaan BBM serta gas cepat teratasi dilokasi banjir," ungkapnya.

Ditambah lagi, sampai dengan saat ini Hamdani belum melihat Cak Imin mendatangi para korban bencana alam di tiga provinsi, Aceh, Sumut dan Sumatera Barat. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Dirinya juga sepakat dengan pernyataan Wakil Ketum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang menyebut Cak Imin melewati batas kewenangannya dan harus dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dirinya menekankan kepentingan masyarakat adalah hal yang terutama harus dilaksanakan. Apalagi, masyarakat saat ini tengah dilanda situasi sulit pasca bencana alam banjir disertai longsor. 

Sebelumnya Cak Imin diketahui menyurati Menteri Kehutanan Raja Juli dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk melakukan evaluasi total yang dia sebut 'taubat nasuha' sebagai respons atas peristiwa bencana banjir di Sumatera.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️