Minggu, 03 Mei 2026

Dukungan Klien Panti Asuhan: Membangun Kepercayaan Diri & Melawan Bullying

Medan (utamanews.com)
Oleh: Lisna Sahara Kamis, 12 Jun 2025 11:12
Lisna Sahara
 Istimewa

Lisna Sahara

Ditulis oleh : Lisna Sahara dari Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP USU, dalam pemenuhan praktikum. Supervisor Ibu Mia Aulina Lubis, S.Sos., M.Kesos.


Panti Asuhan LKSA Naungan Kasih Kemuliaan berlokasi di Lorong Kabung No. 47, Padang Bulan, Kota Medan. Lembaga ini merupakan sebuah organisasi yang peduli dan berkomitmen untuk memberikan perlindungan serta dukungan psikososial kepada anak-anak dan remaja yang membutuhkan.

Dalam rangka Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan dari bulan Maret hingga Juni, saya, Lisna Sahara (NIM: 220902029), menemukan salah satu klien yang menghadapi tantangan berupa kurangnya rasa percaya diri dan pengalaman sebagai korban bullying.

Klien dengan inisial NK, berdasarkan hasil pengamatan selama PKL, diketahui mengalami kesulitan dalam membangun rasa percaya diri yang sehat serta mengalami tekanan psikologis akibat tindakan bullying dari lingkungan sekitar sebelumnya. Bullying yang dihadapi bukanlah hal yang ringan dan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan emosional klien.
Masalah tersebut diselesaikan dengan menerapkan metode case work menggunakan pendekatan model konseling individu dan terapi perilaku kognitif untuk membantu klien dalam membangun kembali kepercayaan dirinya. Model ini berfokus pada peningkatan kepercayaan diri serta pemberian dukungan emosional dan strategi coping yang efektif. Ada beberapa tahap dalam penyelesaian masalah tersebut:

1. Engagement, Intake, & Contract
Tahap awal antara pekerja sosial dan klien. Di sini, dibangun rasa aman dan nyaman agar klien mau terbuka terhadap perasaan dan pikirannya. Penting untuk melihat apakah klien bersedia menyelesaikan permasalahannya.

2. Assessment
Tahap ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai permasalahan klien serta potensi yang dimiliki. Saya menggunakan tools asesmen berupa ecomap untuk menggali lebih jauh permasalahan yang dihadapi. Dapat disimpulkan bahwa klien memiliki masalah utama berupa kurangnya kepercayaan diri akibat bullying.
produk kecantikan untuk pria wanita

3. Planning
Tahap perencanaan, yaitu mengidentifikasi masalah dan mencari cara penyelesaiannya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Dalam hal ini, saya fokus pada konseling individu dan terapi perilaku kognitif sebagai pendekatan utama untuk membangun kepercayaan diri klien.

4. Intervensi
Tahap pelaksanaan program yang telah direncanakan. Fokus utama adalah penguatan motivasi klien melalui afirmasi diri setiap pagi. Dalam sesi konseling, saya juga memberikan afirmasi positif secara langsung kepada klien. Saya memahami bahwa klien merasa tidak percaya diri karena pengalaman sebagai korban bullying. Saya mengajak klien untuk lebih fokus pada hal-hal positif, karena hal tersebut bisa menjadi kekuatan utama dalam menghadapi masalah.

iklan peninggi badan
5. Evaluasi
Tahap ini bertujuan untuk menilai apakah tujuan dari pekerjaan sosial telah tercapai. Setelah proses konseling, terlihat perkembangan signifikan pada diri klien, seperti menjadi lebih ekspresif, mulai bercerita terlebih dahulu, lebih percaya diri dalam bertindak, dan mampu merespons bullying dengan perkataan positif yang menunjukkan keberanian dan ketegasan.

6. Terminasi
Tahap pemutusan hubungan profesional dengan klien karena kontrak telah selesai. Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Panti Asuhan LKSA Naungan Kasih Kemuliaan atas kesempatan yang diberikan selama beberapa bulan PKL, kepada supervisor sekolah, supervisor lembaga, dan dosen pengampu mata kuliah PKL. Saya berharap anak-anak di panti asuhan tersebut menjadi pribadi yang sukses di masa depan.

Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️