Kamis, 21 Mei 2026
Ini respon TPD 01 Kota Binjai soal dugaan kecurangan Pilpres 2024 secara TSM
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 20 Feb 2024 15:40
Muhty Ardiansyah
Istimewa

Muhty Ardiansyah

Bukti adanya dugaan pelanggaran yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif pada Pemilu 2024, terus disampaikan oleh Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (TimNas AMIN).

Bahkan TimNas AMIN sebelumnya juga menjelaskan bagaimana indikasi kuat pelanggaran yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) itu berlangsung. 

Adanya dugaan pelanggaran yang terjadi secara TSM pada Pemilu 2024 tersebut juga dibenarkan oleh Muhty Ardiansyah S.Pd, yang merupakan salah seorang pengurus Tim Pemenangan Daerah (TPD) 01 Kota Binjai pada Pilpres kemarin.

Pria yang dipercaya sebagai Wakil Ketua TPD 01 Kota Binjai pada Pilpres ini juga mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penghitungan suara di tingkat Kecamatan yang ada di Kota Binjai. 
"Untuk di Kota Binjai, kita belum bisa menjawabnya. Sebab kita masih menunggu hasil perolehan suara di Kecamatan. Saat ini Tim Tabulasi kami sudah selesai menginput data dari C hasil semuanya 100 persen ," ujar Muhty, Selasa (20/2) siang. 

Disinggung apa tanggapan TPD 01 Binjai terkait hasil perolehan suara Paslon 01 (Anies Baswedan-Muhaimin) dalam Real Count sementara melalui aplikasi SIREKAP yang dikeluarkan oleh KPU, pria yang juga dipercaya sebagai Ketua DPD PKS Kota Binjai ini mengaku ada ketidakcocokan data. 

"Ada ketidakcocokan data dalam SIREKAP dengan C hasil," ucapnya singkat.

Sebagai pengurus TPD 01 Kota Binjai, Muhty juga mengatakan bila sejauh ini di Kota Binjai belum ada indikasi kecurangan terkait penghitungan suara Pilpres. "Hingga saat ni belum ada. Hanya permasalahan di sistem SIREKAP saja," urainya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Begitu pun, Muhty juga mengaku jika KPU Binjai hingga saat sekarang ini sangat kooperatif dengan pihaknya, termasuk terhadap DPD PKS Binjai. 

"Alhamdulillah, sejauh ini kami menilai KPU Binjai masih kooperatif dengan kami perihal permasalahan permasalahan yang muncul di lapangan, mulai dari surat suara yang rusak, saksi partai yang tidak menerima C hasil, KPPS yang menyuruh saksi tanda tangan Plano sebelum penghitungan, dan lain sebagainya," demikian tutup Muhty Ardiansyah diakhir ucapannya. 

Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (TimNas AMIN) menyampaikan ada indikasi kuat pelanggaran terjadi secara terstruktur sistematis dan masif (TSM) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, termasuk menjelaskan bagaimana TSM itu berlangsung.

iklan peninggi badan
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pakar TimNas AMIN Hamdan Zoelva, saat konferensi pers di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/2) lalu. 

Zoelva juga menegaskan jika pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti pelanggaran awal yang sudah dikumpulkan dan akan terus bukti bukti lainnya, seperti dari tim yang di daerah guna memperkuat bukti yang ada. 

Hal yang terpenting bagi Timnas AMIN dalam kaitannya dengan pelanggaran TSM ini diakui Zoelva, dalam kaitannya dengan pelanggaran TSM bahwa Pemilu itu dilakukan secara berintegritas. Sebab hal itu dinilai penting karena itulah substansi demokrasi yang diamanatkan konstitusi.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later