Kamis, 21 Mei 2026

Beredar Isu PPK & PPS Binjai Dikumpulkan Oleh Timses Paslon Nomor Urut 1 Pada Pilkada Binjai

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Sabtu, 19 Okt 2024 16:19
Ilustrasi
Istimewa

Ilustrasi

Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai nomor urut 1, Tengku Rizki Alisyahbana - Aulia Hardi, diterpa isu tidak sedap. 

Sebab, tim sukses (timses) paslon yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) serta didukung oleh Partai Ummat ini diduga mengumpulkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di suatu tempat, guna membantunya untuk mengumpulkan KTP warga. 

"Yang saya dengar lokasi ngumpulnya di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur. Masing masing oknum PPK dan PPS itu disuruh mengumpulkan 10 KTP oleh timsesnya dengan imbalan sejumlah uang. Bahkan mereka (PPK dan PPS) yang ikut kumpul tersebut diberi uang Rp. 500 ribu saat mau pulang usai pertemuan itu," ungkap sumber baru baru ini, yang namanya minta untuk dirahasiakan. 

Agar isu tersebut tidak simpang siur, awak media pun mencoba melakukan konfirmasi kepada Calon Walikota Binjai nomor urut 1, Tengku Rizki Alisyahbana, baru baru ini. Awalnya, konfirmasi yang dilayangkan melalui pesan singkat What'sApp tidak dibalasnya. Namun saat dihubungi, ia pun mengangkat selulernya sembari mengatakan jika dirinya sedang berada di Bandara Mekkah karena akan melaksanakan ibadah umroh di tanah suci. 
"Entah apa apa yang dibuat mereka, biarkan ajalah bang," ungkap Tengku Rizki Alisyahbana, saat dikonfirmasi awak media. 

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, Anton Indratno, saat dikonfirnasi terkait isu tersebut, meminta untuk menghubungi salah seorang Komisioner KPU Binjai yang juga kordinator Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia, Arie Nurwanto SH. MH. 

"Kami tidak tau ada kabar itu. Coba hubungi kordiv SDM. Kami juga baru pulang dari Dinas luar. Kebetulan saya sekarang lagi nyetir," ujar Anton, seraya mengatakan jika pihaknya belum menggelar pleno. 

Terpisah, Komisioner KPU Binjai yang juga kordinator Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia, Arie Nurwanto SH. MH, juga mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Pun begitu, ia berjanji akan segera menindaklanjutinya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Akan kita selidiki dan kita telusuri kabar ini. Kalau memang terbukti, maka akan ada sanksi tegas bagi oknum PPK dan PPS tersebut," demikian kata Arie. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later