Sabtu, 02 Mei 2026

Stop Pertengkaran Elit Politik, Mari Fokus Menangkan Ganjar Pranowo!

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito Sabtu, 13 Mei 2023 23:13
Sutrisno Pangaribuan
 Istimewa

Sutrisno Pangaribuan

Belum lama berselang pasca diumumkan sebagai Capres oleh PDIP, lembaga survey merilis hasil bahwa suara Ganjar Pranowo kembali mengalami penguatan. Rakyat yang sempat "marah" kepada Ganjar terkait piala dunia U20 yang batal digelar di Indonesia, kini pulih kembali.

Sekelompok elit relawan Jokowi bereaksi dengan menyebut proses Ganjar berbeda dengan Jokowi. "Proses Ganjar tidak natural, sebab tidak bersumber dari aspirasi rakyat". Mereka menuduh parpol mengambil alih peran rakyat, lebih tepatnya peran relawan dalam memunculkan Ganjar Pranowo. Mereka "kesal" karena PDIP mengumumkan Ganjar sebagai Capres, lebih cepat dari perkiraan mereka.
Elit relawan yang semula leluasa melakukan manuver politik, kini berantakan. Mereka terlambat melakukan "ganti baju", sementara relawan Ganjar Pranowo "asli" sudah menjamur. Kelompok relawan Jokowi mengalami pembelahan orientasi. Sekelompok relawan Jokowi menggelar halal bihalal yang dihadiri Ganjar Pranowo, di Basket Hall Senayan, Sabtu (13/5/2023). Sekelompok lagi akan melakukan rapat besar untuk mengumumkan hasil akhir musra, di Istora Senayan, Minggu (14/5/2023).

Sebagian kelompok relawan Jokowi ingin terus berperan mendukung Ganjar agar kelak tetap memiliki akses langsung kepada kekuasaan (Ganjar menang Pilpres). Sedang kelompok lainnya memilih untuk tunduk dan patuh kepada kanalisasi relawan. Kini relawan Ganjar didata dan diverifikasi oleh sebuah instrumen Parpol.

Kanalisasi relawan Ganjar Pranowo dilakukan agar Parpol tetap mengatur dan mengendalikan peran, akses relawan. Perubahan ini sebagai reaksi atas "kesombongan" relawan Jokowi yang semula leluasa melakukan manuver kepada Jokowi maupun kepada Parpol.

Kelompok relawan Jokowi yang dikanalisasi diberi kompensasi menjadi "komisaris" BUMN dan anak perusahaan BUMN. Kini mereka tertib dan siap "ganti baju" menjadi relawan Ganjar Pranowo. Sementara relawan Jokowi yang pernah mengancam "membubarkan diri" lalu diganjar jabatan wakil menteri kehilangan momentum untuk bernegosiasi kepada Ganjar Pranowo maupun ke Parpol.

Dinamika relawan dan Parpol tersebut adalah pertengkaran "khas elit politisi Indonesia". Pertengkaran yang hanya berorientasi pada kekuasaan. Kepentingan memenangkan Ganjar hanya demi melanggengkan kepentingan mereka yang telah merasakan manfaat dari kekuasaan Jokowi.

produk kecantikan untuk pria wanita
Perang ide dan gagasan sama sekali tidak terlihat dalam pertengkaran mereka. Akibatnya rakyat, sebagai pemilik suara di Pilpres sama sekali tidak mendapat asupan informasi terkait apa yang akan dilakukan Ganjar Pranowo jika kelak terpilih jadi presiden.

Partisipasi Politik Rakyat

Sejatinya rakyat ingin didengar dan dilibatkan dalam memenangkan Capres Ganjar Pranowo. Maka Parpol dan relawan seharusnya lebih aktif menggali kehendak dan kebutuhan rakyat. Ganjar Pranowo tidak akan menang hanya dengan pembangunan citra "pro rakyat". Rakyat kini semakin cerdas dan memiliki kemerdekaan serta kedaulatan berpolitik.

Parpol dan relawan harus mengakhiri pertengkaran tentang "hak kesulungan". Sebab kemenangan Ganjar Pranowo bukan hanya sekedar "hattrick". Kemenangan Ganjar Pranowo seharusnya menjadi kepastian bagi kontinuitas ide, gagasan mewujudkan Indonesia yang dicita-citakan. Menjadi jaminan keberlangsungan dan keberlanjutan program Jokowi.
iklan peninggi badan

Sutrisno Pangaribuan
Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas)
Presidium Koalisi Besar (Bersama Rakyat)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️