Jumat, 24 Mei 2019 05:07
  • Home
  • Opini
  • SBY Berikan Bonus 0 Rupiah Untuk Atlet Asian Para Games 2014, Bagaimana Dengan Jokowi?

SBY Berikan Bonus 0 Rupiah Untuk Atlet Asian Para Games 2014, Bagaimana Dengan Jokowi?

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Ridha Ardani, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan.
Selasa, 16 Okt 2018 10:15
Istimewa
Ajang olahraga Asian Para Games 2018 sudah selesai beberapa hari yang lalu. Masih ingat di benak masyarakat Indonesia bagaimana perjuangan para atlet penyandang disabilitas mampu menunjukkan bakat mereka di tengah keterbatasannya. Tak jarang penonton yang hadir menonton pertandingan Asian Para Games meneteskan air mata karena bangga ketika melihat atlet Indonesia berjuang mengharumkan nama baik Indonesia. 

Selain itu, Indonesia patut bangga dengan prestasi yang para atlet raih di ajang Asian Para Games 2018 melampaui target. Dilansir dari website resmi Asian Para Games 2018, Kontingen Indonesia berhasil menduduki peringkat ke 5 dengan mengantongi 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu. Sumbangan medali emas terbanyak berasal dari cabang olahraga catur yang berhasil memperoleh 11 medali emas. Selain itu perolehan medali atlet Indonesia pada Ajang Asian Para Games 2018 melampaui perolehan medali atlet Indonesia pada ajang Asian Games 2014 yang mengantongi 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu.

Prestasi yang diperoleh Indonesia di ajang Asian Para Pames 2018 selain dikarenakan oleh kerja keras para atlet dan pelatih, tetapi juga dari dukungan keluarga, masyarakat dan pemerintah. Pemerintahan Presiden Jokowi mampu membuktikan keseriusannya di bidang olahraga. Selama ini, Presiden Jokowi memang memiliki perhatian yang  serius dengan insan olahraga, baik dari sisi atletnya maupun kehidupan mereka di luar arena.


Awalnya banyak yang pesimis Indonesia mampu melampaui target yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi jika melihat perolehan mendali pada event Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Bahkan Roy Suryo yang pernah menjabat sebagai Menpora pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan optimis boleh, tapi harus juga melihat realita. Namun, Presiden Jokowi percaya bahwa atlet Indonesia mampu mencapai target karena Presiden Jokowi sudah mempersiapkan segala yang dibutuhkan dalam ajang Asian Para Games 2018.  

Pada zaman presiden SBY, pelatihan-pelatihan atlet Indonesia penuh dengan politik. Hanya atlet-atlet tertentu saja yang diperbolehkan masuk pelatnas. Atlet-atlet tersebut juga harus mendapatkan rekomendasi Menpora, sehingga banyak atlet potensial yang berseberangan dengan rezim presiden SBY yang tidak dapat ikut Pelatnas. Berbeda dengan zaman Presiden Jokowi, tidak ada perpolitikan, semua yang berpotensial diperbolehkan untuk ikut Pelatnas, selama atlet tersebut mampu bersaing dengan atlet-atlet dari luar negeri. Selain itu, Presiden Jokowi juga menyiapkan berbagai prasarana untuk para atlet bertanding. Tak tanggung-tanggung, Presiden Jokowi merenovasi banyak venue olahraga dengan anggaran mencapai Rp 6,2 triliun. Hal tersebut dapat dilihat dari venue olahraga dan wisma atlet yang berdiri dengan megahnya, kalau dibandingan dengan wisma atlet para era presiden SBY yang dikenal dengan candi Hambalang, jelas sangat berbeda jauh. Partai yang dahulu meneriakkan 'katakan tidak pada korupsi' nyatanya bergotong royong mengambil keuntungan dari proyek Hambalang untuk kepentingan pribadinya. Selain itu, Presiden Jokowi juga membangun mental dan semangat juang para atlet agar tidak mudah menyerah.

Apresiasi terhadap keberhasilan atlet Asian Para Games tidak hanya berasal dari masyarakat melainkan juga dari pemerintah. Presiden Joko Widodo memberikan bonus kepada para atlet, pelatih dan official team Asian Para Games 2018. Jumlah bonus yang diterima oleh mereka sama besar dengan yang Presiden Jokowi berikan kepada atlet, pelatih, dan official team Asian Games 2018. Untuk atlet berkisar antara Rp 150 Juta hingga Rp 1,5 Milyar, untuk pelatih berkisar Rp 75 Juta hingga 100 Juta dan untuk asisten pelatih berkisar Rp 62,5 Juta hingga Rp 300 Juta, bonus diberikan tergantung dari jenis medali yang diperoleh. Bonus berupa uang itu diserahkan dalam bentuk tabungan Britama Bank BRI kepada 95 atlet berprestasi. Berbeda dengan pada era Presiden SBY yang tidak memberikan bonus sepeser pun dengan alasan tidak ada anggaran untuk hal tersebut. Roy Suryo malah melemparkan tanggung jawabnya kepada Kementerian Keuangan. Selain bonus yang sama besar, waktu pencairan bonus juga terhitung cepat yaitu sebelum penutupan Asian Para Games 2018 digelar.

Pemerintah juga memberikan bonus kepada para atlet Asian Para Games yang berprestasi berupa pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini merupakan bentuk kepedulian Presiden Jokowi terhadap masa depan para atlet Asian Para Games, sebab bukan hal yang asing melihat kondisi atau nasib para atlet zaman dahulu yang mampu berjaya di masa mudanya namun sengsara di masa tuanya. Kini para atlet tak perlu khawatir lagi soal itu, apalagi banyak penyandang disabilitas yang kesulitan mencari pekerjaan karena keistimewaan yang mereka punya.

Kini, agenda perhelatan olahraga internasional selanjutnya menanti. Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar. Kita lihat prestasi apalagi yang akan ditorehkan oleh atlet Indonesia apabila Presiden Jokowi masih memimpin Indonesia pada periode selanjutnya atau malah kemunduran prestasi apabila bukan Presiden Jokowi yang terpilih lagi menjadi Presiden? 

Segalanya masih mungkin terjadi, dan masyarakat memiliki kesempatan untuk memilih. Jadi, masih maukah melihat atlet Indonesia kembali mengharumkan nama Indonesia di mata dunia dengan segala prestasinya?
Editor: Sam

T#g:atletbonusDisabilitasJokowiSBY
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 20 Mei 2019 17:40

    Osriel Limbong: Sejauh keamanan kondusif, Indonesia Maju optimis terwujud

    Hangatnya situasi sosial politik menjelang hari Rabu, 22 Mei 2019, masih menjadi pembicaraan umum di masyarakat. Masyarakat awam banyak yang mengkhawatirkan sejauh mana keamanan negara dapat dijaga ol

  • Sabtu, 18 Mei 2019 18:28

    Hari Kedua di Bali, Presiden Jokowi Tinjau Pasar Badung

    Di hari kedua kunjungan kerjanya ke Provinsi Bali, Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Badung yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Desa Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat. Selain untuk berbela

  • Kamis, 09 Mei 2019 21:09

    Jokowi: 2045, Indonesia Diprediksi Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia

    Pada tahun 2045, Indonesia diperkirakan telah bertransformasi menjadi kekuatan besar ekonomi dunia. Namun tidaklah mudah mewujudkan hal tersebut karena memerlukan kesiapan sejak dini."Kita memiliki pe

  • Kamis, 09 Mei 2019 08:59

    Pasangan Nomor Urut 01 Unggul 93,78% di Nias

    Berdasarkan Hasil Rapat Pleno Terbuka, Perhitungan Perolehan Suara Pada Pemilihan Umum Tahun 2019, untuk tingkat Kabupaten Nias, Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Jokowi-Ma

  • Minggu, 05 Mei 2019 20:15

    Presiden Jokowi terima ucapan selamat dari Inggris dan Australia

    Presiden Jokowi menerima ucapan selamat dari Perdana Menteri Kerajaan Inggris Theresa May dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison atas suksesnya penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019."Ucapan

  • Kamis, 02 Mei 2019 19:32

    Jokowi-Ma'ruf Menang, LSM KAMPAK MASRI Sumut Ucapkan Selamat

    Berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan capres 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin memenangkan Pilpres di kisaran 54 persen.Menanggapi hal itu, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Ko

  • Kamis, 02 Mei 2019 18:42

    JAMSU Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

    Keluarga Besar Jaringan Mahasiswa Sumatera Utara ikut mengucapkan selamat atas kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi dan KH Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pi

  • Kamis, 02 Mei 2019 19:02

    Keluarga Besar LGRI Beri Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Ucapan selamat pada pasangan capres 01, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat. Kali ini dari Lembaga Gerakan Rakyat Indonesia (LGRI) Sumatera Utara, yang mengucapkan

  • Kamis, 02 Mei 2019 18:12

    Real Count KPU 62%, LMI Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Hasil Real Count dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk sementara ungg

  • Kamis, 02 Mei 2019 17:32

    Ormas DPD LSM Penjara Indonesia Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

    Keluarga Besar Organisasi DPD LSM Penjara Indonesia (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Sumatera Utara mengucapkan selamat atas kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak