Wali Kota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani, Sp.A didampingi Kabag Tapem Hendra TP Simamora SSTP Msi, dan Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP Msi langsung sambangi rumah Keluarga Beresiko Stunting dan Keluarga Memiliki Balita Stunting, di Kampung Marlegot, Kelurahan Sigulang-Gulang, Kecamatan Siantar Utara, Selasa 30 Juli 2024.
Kedatangan Wali Kota dr. Susanti Dewayani Sp.A beserta jajarannya yang disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh masyarakat setempat, tidak hanya sekedar berkunjung dan bersilaturahmi saja, namun juga memberikan Bantuan Sembako dan kartu BPJS juga Kartu Kartu Identitas Anak (KIA) yang merupakan identitas yang wajib dimiliki setiap anak agar bisa mengakses pelayanan kepada Keluarga Beresiko Stunting dan Keluarga Memiliki Balita Stunting.
Pada kesempatan itu, Wali Kota dr. Susanti Dewayani Sp.A yang juga berprofesi seorang dokter spesialis anak, menyempatkan diri untuk masuk ke rumah yang ditempati salah satu keluarga mengalami stunting, dan sempat berinteraksi sekaligus memeriksa kesehatan balita tersebut, dan kepada orang tua balita jangan takut menyampaikan keluh kesah terkait penanganan stunting di tingkat keluarga.
Dalam interaksi tersebut, Wali Kota dr.Susanti Dewayani Sp.A meminta kepada orang tua berperan aktif memeriksakan kesehatan bayi mereka di posyandu rutin setiap bulannya agar dapat terpantau perkembangan dan pertumbuhan anak sesuai usianya.“Perlunya memberikan asupan gizi seimbang dan pola makan yang sehat untuk pencegahan dan penanganannya, seraya juga mengajak ibu-ibu, sampaikan kepada jiran tetangga,keluarga, langkah pertama menurunkan stunting adalah dengan membina calon pengantin yang hendak menikah Mereka harus sehat dan perlu dibekali dengan kesiapan mental dan fisik, supaya anak yang dikandung nanti Berkualitas,” ungkapnya.
Selanjutnya, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA keteika menyerahkan Bantuan Sembako dan kartu BPJS juga Kartu Kartu Identitas Anak (KIA) juga mengatakan,semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga, dan dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan keluarga.
Setelah itu, Wali Kota dr Susanti juga berkesempatan melihat lokasi pembangunan tembok penahan yang telah dibangun oleh Pokmas dari alokasi Dana Kelurahan.
Kemudian Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA menyampaikan memberikan informasi, angka prevalensi stunting di Kota Pematangsiantar tahun 2023 yakni 7,7 persen.
“Artinya, dari 100 anak ada 7-8 orang yang mengalami stunting," sebutnya seraya berharap, Angka 7,7% tersebut bisa terus kita turunkan.