Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (14/11/2022).
Kepala Dinas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Serdang Bedagai (Sergai) Dr.H.Helmi N.I.Sinaga, M Kes, mengatakan, bahwa Dashat tersebut merupakan program dari Dinas BKKBN Provinsi Sumatera Utara, dalam upaya menurunkan angka Stunting Anak.
Dr.Helmi juga mengatakan bahwa setiap Kecamatan dan setiap Desa perlu kearifan lokal dalam mengatasi Stunting Anak, khususnya di Desa Pekan Tanjung Beringin, umumnya di Kecamatan Tanjung Beringin.
"Untuk Kabupaten Serdang Bedagai sudah ada 6 Desa yang melaksanakan launching Dashat. Kecamatan Tanjung Beringin baru kali ini diadakan launching yaitu di Desa Pekan Tanjung Beringin ini, dan kita berharap nantinya semua Desa di Kecamatan Tanjung Beringin bisa melaksanakan program ini," ucap Dr.Helmi.
Kadis BKKN Sergai itu juga menyampaikan harapannya agar semua pihak mempunyai rasa peduli serta mau bertanggung jawab terhadap Stunting anak di dadaerah Kecamatan Tanjung Beringin pada umumnya dan Desa Pekan Tanjung Beringin khususnya.
"Harapan saya agar semua pihak baik itu Kepala Desa, pendamping Desa, tokoh masyarakat serta tokoh Agama, bisa bertanggung jawab terhadap Stunting anak, agar angka stunting bisa menurun," ungkap Kadis BKKBN Sergai tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dr.Helmi juga menjelaskan bahwa di Kabupaten Serdang Bedagai, angka stunting yang paling tinggi adalah Kecamatan Sei Rampah, sedangkan Kecamatan Tanjung Beringin hanya sekitar 68 orang yang terkena Stunting.
"Angka stunting yang paling tinggi di Sergai yaitu Kecamatan Sei Rampah, Kecamatan Tanjung Beringin angkanya masih dibawah Kecamatan Sei Rampah, yaitu sekitar 68 orang. Namun kita harus tetap fokus dalam upaya melakukan penurunan angka, serta bersenergi mengatasi adanya resiko stunting," ucap Dr.Helmi.
Sementara itu Camat Tanjung Beringin Elmiati,S.AP, mengatakan bahwa dengan adanya launching Dashat oleh BKKBN Provinsi Sumut yang dilaksanakan di Desa Pekan Tanjung Beringin tersebut merupakan penguatan pemberdayaan kampung KB dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Sergai.
Elmiati menyampaikan agar semua stakeholder yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin saling besinergi dalam menurunkan angka stunting, yang saat ini angka stunting di kecamatan Tanjung Beringin sudah mengalami penurunan dari angka 70 menjadi 68.
"Kita berharap agar semua kita Stakeholder yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin ini saling besinergi dalam upaya menurunkan angka stunting, khususnya di Kecamatan Tanjung Beringin saat ini sudah ada penurunan dari angka 70 menjadi 68. Semoga Dashat ini bisa berkelanjutan," ungkap Elmiati lagi.
Camat Tanjung Beringin itu juga menjelaskan agar Dashat yang sudah ada bisa digunakan oleh keluarga yang berisiko stunting maupun keluarga yang mempunyai anak stunting, guna menurunkan angka stunting, khususnya di Kecamatan Tanjung Beringin.
"Dan setelah ini kita akan lakukan tindak lanjut terhadap Dashat yang sudah ada, agar bisa bermanfaat bagi keluarga yang berisiko stunting maupun keluarga yang mempunyai anak stunting, supaya angka stunting di kecamatan Tanjung Beringin bisa lebih menurun lagi,"ucap Elmiati.
Menurut Elmiati, saat ini di Kecamatan Tanjung Beringin yang paling tinggi angka stuntingnya adalah Desa Pekan Tanjung Beringin yang mengalami stunting anak sekitar 24 orang. Kemudian yang kedua Desa Bagan Kuala sekitar 12 orang yang mengalami stunting anak, yang ketiga Desa Tebing Tinggi sekitar 11 orang, sedangkan desa yang lain hanya sekitar 3 sampai 4 orang saja yang mengalami stunting.