Pasca Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang meningkatkan kewaspadaan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang dr Ade Budi Krista melalui Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Deli Serdang Muhammad Ari Mulyawan menerangkan Dinas Kesehatan Deli Serdang telah menerima surat edaran dari Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara No 440/2017 tanggal 11 Agustus 2017 tentang Surat Kewaspadaan terhadap difteri di Sumatera Utara.
"Telah dinyatakan KLB difteri untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur. KLB adalah situasi peningkatan kasus bukan kejadian wabah. Untuk Kabupaten Deli Serdang sampai saat ini tidak terjadi kasus difteri," kata Ari pada Senin (18/12/2017) .
Ari menerangkan meskipun sampai saat ini di Kabupaten Deli Serdang tidak terjadi kasus difteri, namun karena penyakit difteri adalah penyakit menular maka Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Kesehatan Deli Serdang meningkatkan kewaspadaan.
"Dinas Kesehatan Deli Serdang mengintruksikan kepada semua Pukesmas dan jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya penyakit difteri dan melaporkan secara berjenjang. Melakukan imunisasi sesuai dengan jadwal Posyandu sehingga cakupan imunisasi tercapai, capaian imunisasi Difteri Pertusis Tetanus (DPT) sampai bulan November 2017 di atas 90 persen," terang Ari.
Selain itu, kata Ari, Dinas Kesehatan Deli Serdang meningkatkan koordinasi sektor terkait. "Dinas Kesehatan Deli Serdang memerintahkan seluruh rumah sakit pemerintah maupun swasta agar segera melaporkan bila ada kasus didiga difteri ke Dinas Kesehatan Deli Serdang," jelas Ari.
Direktur UPT RSUD Deli Serdang dr Hanif Fakhry Sp KJ menjelaskan hingga saat ini RSUD Deli Serdang belum ada menerima pasien difteri. "Kita belum ada menerima pasien difteri meskipun begitu kita tetap waspada. Kita sudah menerima sudar edaran terkait penyakit difteri. Dari gejala sudah dapat diketahui apakah pasien menderita difteri tapi lebih pasti dari pemeriksaan laboratorium," ujarnya.