Kamis, 21 Mei 2026
BIN Daerah Sumut ikut laksanakan program vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah
Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony Rabu, 14 Jul 2021 15:44
Gubsu Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana dan Walikota Medan Bobby Afif Nasution menghadiri pembukaan vaksinasi massal bagi pelajar dan vaksinasi dari rumah ke rumah, oleh
Istimewa

Gubsu Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana dan Walikota Medan Bobby Afif Nasution menghadiri pembukaan vaksinasi massal bagi pelajar dan vaksinasi dari rumah ke rumah, oleh

Badan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan program vaksinasi di 14 Provinsi yang menyasar 49 ribu orang terdiri dari, 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan 19 ribu masyarakat yang dilakukan langsung dari rumah ke rumah.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang membuka vaksinasi massal secara virtual, mengharapkan, adanya vaksinasi massal yang dilaksanakan BIN, dapat menciptakan kekebalan komunal di negeri ini.

"Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat agar mencapai kekebalan komunal dan kita semua bisa terhindar dari Covid-19," katanya.

Kepala BIN Daerah Sumut Asep Jauhari Puja Laksana menyampaikan, vaksinasi massal di Kota Medan ditergetkan menyasar 3.000 orang, yang terdiri atas siswa SMP, SMA dan masyarakat umum.
Untuk itu, diharapkan kerja sama dari semua pihak, agar vaksinasi massal ini berjalan dengan baik dan tercapai target yang diharapkan.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan vaksinasi Covid-19 di Sumut sudah mencapai 22%. Namun untuk mengejar capaian vaksinasi sebanyak 70%. Gubernur meminta masyarakat proaktif 'jemput bola' agar mendapatkan vaksin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi usai menghadiri pembukaan vaksinasi massal untuk pelajar dan vaksinasi ke rumah-rumah, secara virtual dari SMPN 11 Medan, Jalan Budi Kemenangan, Medan, Rabu (14/7). 

"Masyarakat Sumut jangan menolak, jemput bola untuk divaksin," kata Gubernur.
produk kecantikan untuk pria wanita

Selain itu, sinergi dari setiap pihak sangat diperlukan guna mempercepat vaksinasi di Sumut. Kontribusi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, sangat diperlukan dalam percepatan vaksinasi  guna terciptanya kekebalan komunal (herd immunity) di Sumut.

"Kalau tak dibantu Forkopimda memang akan sulit mengejar vaksinasi 70%, inilah yang kita lakukan bersama-sama," kata Gubernur.

Sementara itu, banyak pelajar yang merasa senang divaksin lantaran akan meningkatkan imun tubuh guna mencegah serangan Covid-19. Misalnya Tristan, pelajar SMPN 11 kelas 9 mengaku tidak takut divaksin.

iklan peninggi badan
Menurutnya vaksin adalah sebuah keharusan saat menghadapi pandemi ini. "Tidak takut sih, biasa saja," kata Tristan.

Di tempat yang sama, Anisya Mahfuri, pelajar Kelas 8, juga tidak takut saat divaksin. Ia pun merasa vaksin juga sangat berguna  meningkatkan imunitas tubuh.

"Nggak ada rasa, kayak sakit digigit semut saja, vaksin ini pun berguna untuk menghadapi Covid-19," ungkapnya.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later