Diduga akibat mengalami mogok di perlintasan rel, truk Fuso bermuatan material batu dihantam Kereta Api Sri Lelawangsa tujuan Medan-Binjai, Selasa (27/2) sore, sekira pukul 17.30 Wib.
Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan Kereta Api yang berada di Jalan Megawati, Kilometer 16,5 Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur. Akibatnya, Kemacetan juga terjadi disekitar lokasi kecelakaan.
Akibat kecelakaan itu, truk Fuso pun sempat terseret beberapa meter hingga akhirnya terlempar kepinggir perlintasan dengan kondisi terbalik dan mengalami rusak parah.
Peristiwa itu berawal saat Kereta Api yang berangkat dari Medan menuju Binjai, berangkat sesuai waktu yang sudah dijadwalkan. Naas, setibanya dilokasi, si Ular Besi ini pun menghantam truk Fuso yang diduga mengalami mogok.
Sontak warga sekitar pun terkejut dan keluar dari rumahnya masing masing. Sebab suara dari tabrakan tersebut terdengar sangat keras.
Bahkan menurut beberapa penumpang Kereta Api, mereka juga sempat terlempar dari tempat duduknya akibat tabrakan tersebut.
"Kami terkejut karena tiba tiba terdengar suara keras hingga kereta api berhenti. Kami pun sempat terpental dari tempat duduk," ungkap salah seorang penumpang Kereta Api yang enggan menyebutkan namanya karena mengaku masih shock dengan peristiwa yang baru dialaminya tersebut.
Sebagian penumpang Kereta Api juga memilih untuk turun dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Sebab, pengemudi sebelumnya sempat keluar dari truknya sebelum terjadi kecelakaan.
Menurut informasi yang diterima awak media, adapun pengemudi truk Fuso tersebut diketahui bernama Yussa Harahap, Warga Jalan Cut Nyak Dhien, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur.
Pasca kecelakaan, sejumlah petugas Kepolisian dari Polres Binjai, Dinas Perhubungan Binjai dan petugas PT KAI, tampak berada di lokasi.