Sabtu, 23 Mei 2026
Terjatuh Saat Panjat Durian, Nyawa Iqbal Tak Terselamatkan
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi Senin, 23 Jul 2018 07:03
Dokter melakukan pemeriksaan terhadap korban Muhammad Iqbal yang jatuh dari pohon Durian.
Junaidi

Dokter melakukan pemeriksaan terhadap korban Muhammad Iqbal yang jatuh dari pohon Durian.

Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, bermaksud mengambil buah Durian, nyawa Muhammad Iqbal (18) warga dusun Cinta Makmur desa Perbaungan kecamatan Bilah Hulu, tak terselamatkan akibat jatuh dari pohon durian, Minggu, (22/7/18) sekitar pukul 02.30 wib. 

Informasi yang dihimpun utamanews.com, kejadian berawal dari korban bersama delapan temanya, Waldan, Andi, Ragil, Aldi, Dedi, Resno, Alfin dan Fian berkumpul di Base camp (rumah tinggal) di Jln. Ponceb Desa Perbaungan kecamatan Bilah Hulu, kabupaten Labuhanbatu, merencanakan untuk mengambil buah durian milik Budi (masih ada hubungan keluarga degan korban) yang ada di ladang Perkebunan Perumnas Queen Food Kampung P3RSU.

Pada Pukul 02.15 WIB, korban dan 6 orang temannya tiba di lokasi terlebih dahulu, setelah itu 2 orang lainnya Alfin dan Fian menyusul tiba di lokasi, pada saat tiba di pohon Durian sudah tersedia tangga lalu waldan naik memanjat untuk mengambil durian dibantu Muhammad Iqbal Arisandi menyusul sambil membawa senter untuk menerangi atau melihat buah durian pada pokok pohon ternyata durian tersebut ada.

Kemudian galah (kayu) tidak sampai menyentuh durian, akhirnya teman yang berada di bawah menyuruh Waldan dan Muhammad Iqbal turun dari pohon durian, dimana pada saat itu posisi Waldan sedang berdiri di cabang pohon/ranting, dan Muhammad Iqbal Arisandi juga berdiri pada cabang dahan/ranting yang berbeda. Ternyata cabang dahan ranting pohon yang dipijak kaki Muhammad Iqbal patah hingga terjatuh ke bawah tanah yang menyebabkan mata Muhammad Iqbal bengkak di daerah sebelah kiri serta darah keluar dari telinga dan Iqbal dalam keadaan sadar.
Melihat korban terjatuh teman-temannya segera membawa korban ke rumah sakit perkebunan, dengan dibonceng pakai sepeda motor, saat dibonceng kaki kanan dan kiri terseret mengakibatkan luka di kakinya. 

Setelah sampai di rumah sakit PTPN III Aek Nabara, korban diberikan pertolongan dan perawatan oleh dokter jaga, namun nyawa Muhammad Iqbal tidak dapat terselamatkan.

Atas kejadian tersebut dilakukan cek TKP dan interogasi oleh personil polsek bilah hulu, terhadap rekan korban yang bernama  1.Waldan, 2. Andi, 3. Ragil, 4. Aldi, 5.Dedi, 6.Resno, 7. Alfin da  8. Fian, serta pemeriksaan fisik korban oleh Dokter Rumah Sakit Perkebunan PT.PN.III Aek Nabara dengan kesimpulan terhadap korban dalam kedaan tidak sadar,  bengkak di daerah mata sebelah kiri dan keluar darah dari telinga serta luka seret di jari jari kaki kiri dan kanan, tidak ada tanda kekerasan pada korban.

Atas penjelasan kejadian tersebut keluarga menolak dilakukan Autopsi dengan membuat surat pernyataan diwakili oleh paman korban yg bernama sdr. Soigaye Sembiring dan ditandatangani diatas materai dengan disaksikan Kepala Desa Perbaungan.
produk kecantikan untuk pria wanita

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, melalui Kasubag Humas AKP Viktor, membenarkan kejadian itu. "Korban sudah dibawa oleh keluarganya untuk selanjutnya dimakamkan," terangnya.

Editor: Boraspati
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later