Jumat, 22 Mei 2026
Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang, Dorong SDM Unggul dan Penyerapan Tenaga Kerja
Medan (utamanews.com)
Oleh: Andri Hasyim Jumat, 22 Mei 2026 12:12
Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, di Ruang Kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (22/5/2026).
Diskominfo Sumut/ YT Haryono

Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, di Ruang Kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (22/5/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Jepang dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja asal Sumut di Negeri Sakura. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui transfer teknologi, budaya kerja disiplin, serta pengalaman industri modern Jepang.

Komitmen tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, di Ruang Kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (22/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman Harahap menyambut baik hubungan bilateral yang telah terjalin antara OSIN Techno Co Ltd dengan Pemprov Sumut. Menurutnya, kerja sama itu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas SDM di Sumatera Utara.

“Kita berharap ada transfer teknologi sehingga terjadi penambahan wawasan SDM Sumut. Pekerja bisa mempelajari sistem otomasi dan manajemen industri modern di Jepang,” ujar Sulaiman Harahap.
Ia menilai pengalaman bekerja di Jepang tidak hanya memberikan manfaat dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter tenaga kerja yang disiplin, profesional, dan mampu bersaing di tingkat global.

Sementara itu, perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, menyampaikan bahwa hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia telah terjalin erat sejak lama. Bahkan, perusahaan yang diwakilinya telah banyak menerima tenaga kerja asal Indonesia untuk bekerja di berbagai sektor industri.

“Tenaga kerja asal Sumut dikenal sangat baik dan rajin. Kami berharap jumlah tenaga kerja dari Sumatera lebih banyak seperti tenaga kerja dari Jawa dan Bali,” katanya.

Menurut Ota Keizo, saat ini Jepang, khususnya di sektor pertanian, membutuhkan tambahan tenaga kerja dari Indonesia. Peluang tersebut dinilai sangat terbuka bagi tenaga kerja asal Sumatera Utara yang memiliki latar belakang dan pengalaman di bidang pertanian.
produk kecantikan untuk pria wanita

Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja tersebut berada di kawasan pertanian Jepang yang memiliki karakteristik serupa dengan wilayah pertanian di Hokkaido, sehingga dinilai cocok bagi pekerja asal Sumatera.

Selain melalui program pemagangan, Ota Keizo mengungkapkan kini tersedia jalur resmi lain bagi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Jepang, yakni melalui program pekerja ahli terampil atau skilled worker.

“ Kami berharap lebih banyak lagi pekerja asal Sumut ke Jepang,” harapnya.

iklan peninggi badan
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Sumut, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja daerah di pasar internasional.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Ekonomi Pembangunan Setdaprov Sumut Ardan Noor, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumut Nurbaiti Harahap, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Yosi Sukmono, serta perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja Deruma.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later