Supir mobil jenis Daihatsu Grandmax, nopol BK 8404 RH, yang disebut sebut bernama Tengku Rian (23) warga Timbang Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, saat ini sedang menjalani pemeriksaan Mapolres Binjai.
Diperiksanya sang supir karena mobil yang dibawanya dan bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tersebut mengalami kecelakaan tunggal (terbalik dan terbakar) di Jalan Jend. Gatot Subroto, tepatnya di Simpang Lincun, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (19/2) malam, sekira pukul 23.45 Wib.
Kasat Reskrim Polres Binjai Iptu Rino Hariyanto, saat dikonfirnasi awak media terkait asal BBM yang diangkut, mengaku belum melakukan pemeriksaan terhadap sang supir karena masih diperiksa oleh Satlantas Polres Binjai.
"Saat ini masih di Satlantas untuk pemeriksaan laka. Belum kita minta keterangannya terkait BBM," ungkapnya.
Menurut informasi yang berhasil dirangkum awak media, mobil Daihatsu Grandmax yang terbaik dan terbakar tersebut sebelumnya membawa 33 jerigen BBM jenis Pertalite yang diambil dari SPBU di Glugur (Diski) untuk dibawa ke Bukit Lawang, Kabupaten Langkat.
Namun sebelum tiba di Bukit Lawang atau saat menuju arah Kuala, mobil yang dibawa Tengku Rian dihadang oleh mobil jenis Daihatsu Terios.
Merasa takut, sang supir pun balik arah dan tancap gas menuju Binjai. Setibanya di Berngam, Kecamatan Binjai Kota, sang supir pun selanjutnya berniat membawa mobilnya ke Simpang Lincun.
Naas, sebelum tiba di Simpan Lincun, mobil tersebut menabrak seorang tukang parkir berinisial SS (34) di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Kota. Korban pun akhirnya dibawa ke RS Artha Medica guna mendapatkan perawatan medis.
Pun begitu, sang supir tidak memberhentikan laju mobilnya. Ia malah melaju dengan kecepatan tinggi menuju Simpang Lincun hingga mengakibatkan mobil oleng ke kanan dan terbalik/terbakar.