Pihak Polres Tapanuli Tengah, akan memeriksa sejumlah saksi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dialami seorang warga di Kecamatan Pandan, bernama Jerry melalui media sosial Facebook.
Kasus ini mencuat setelah unggahan di salah satu platform media sosial yang diduga memuat pernyataan tidak benar dan menyerang reputasi pribadi Jerry Zai menjadi viral. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Demikian disampaikan Jerry Zai yang mengaku telah menerima surat undangan pemberian keterangan saksi.
"Surat untuk memintai keterangan saksi sudah kita terima hari ini, dan akan segera diperiksa," ujar Jerry Zai yang mengaku telah menerima surat undangan pemberian keterangan saksi kepada Jurnalis, Kamis (7/8/2025).
Jerry Zai yang menjadi korban dugaan pencemaran nama baik di media sosial ini, mendesak Polres Tapteng untuk memproses persoalan tersebut dengan serius dan profesional.
Jerry yang mengaku telah melaporkan akun anonim penyebar fitnah dan informasi bohong tentang dirinya melalui Faceboof. Ia juga mengatakan, bahwa komentar akun tersebut telah merusak nama baiknya, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat, serta berdampak pada kehidupan pribadi dan keluarganya.
“Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Tapanuli Tengah. Saya berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap pelaku di balik akun anonim itu dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Korban juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang bersifat fitnah dan pencemaran nama baik di media sosial tidak bisa dianggap sepele. Jerry juga meminta aparat penegak hukum memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus serupa yang marak terjadi belakangan ini.
Sebab lanjut Jerry, kasus ini menjadi perhatian publik mengingat banyaknya kasus serupa yang kerap terjadi di media sosial, terutama oleh akun-akun anonim yang menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah tanpa dasar.
"Sudah marak belakangan ini pengguna akun anonim ini menyeber ujaran kebencian dan fitnah. Sama halnya yang terjadi pada saya, pengguna akun anonim itu menyerang pribadi saya secara langsung. Buktinya sudah ada semua, termasuk oknum yang ada dibalik akun anonim itu, karena saya salah satu admin di grup Facebook yang dia komentari itu," jelasnya.
Jerry menambahkan, pelaku harus ditindak tegas, karena kasus tersebut bukan hanya soal harga dirinya secara pribadi, tapi juga untuk memberikan efek jera terhadap pelaku guna kejadian seperti itu tidak terulang.