Polisi Siaga di Perbatasan! Polres Sergai Gelar Patroli Besar-besaran Antisipasi Massa Unras dari Tebing Tinggi
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Mangisi Siburian
Selasa, 02 Sep 2025 06:52
Istimewa
Polres Sergai Gelar Patroli Besar-besaran Antisipasi Massa Unras dari Tebing Tinggi
Suasana di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya Kecamatan Sei Bamban, Senin (01/09/2025) siang, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan personel Polres Sergai bersama Satpol-PP dikerahkan melakukan patroli dan penjagaan ketat di sejumlah titik rawan, guna mengantisipasi adanya pergerakan massa aksi unjuk rasa dari wilayah Tebing Tinggi menuju Medan.
Kegiatan yang digelar sejak pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sergai, Kompol Hendro Sutarno, selaku koordinator pengamanan (PAM).
Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel dan arahan agar tetap humanis dalam bertindak, tidak arogan, serta mengutamakan keselamatan di lapangan.
“Selain mengantisipasi massa unras, kami juga melakukan penyekatan untuk mencegah potensi kericuhan, serta mengamankan pusat perbelanjaan Kampung Pon yang rawan penjarahan,” tegas Kompol Hendro.
Adapun titik patroli difokuskan di pusat perbelanjaan Kp. Pon Sei Bamban dan Jembatan Sukadamai Sei Bamban yang berbatasan langsung dengan Tebing Tinggi.
Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU L. B. Manullang, memastikan bahwa hingga saat ini situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sergai masih aman dan kondusif.
“Lalu lintas juga terpantau lancar. Namun kami tetap waspada dengan menurunkan personel gabungan agar siap menghadapi setiap potensi gangguan,” ujarnya.
Kegiatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini melibatkan sejumlah pejabat utama dan personel Polres Sergai, di antaranya Kasat Samapta IPTU M. Sihombing, Kanit Patroli Sat Lantas IPDA Simanungkalit, Kanit Regident Sat Lantas IPDA M. Solehan, serta didukung anggota Satpol PP.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, Polres Sergai berharap situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang mencoba memprovokasi melalui aksi unjuk rasa.