Pasca banjir merendam ruas jalan provinsi, lobang yang menganga menanti korban berjatuhan
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Erick Yoma
Rabu, 30 Nov 2022 19:30
Istimewa
Penerangan minim di jalan berlubang membuat korban berjatuhan di jalan provinsi di Sei Rampah
Ruas jalan provinsi penghubung antar Kecamatan Sei Rampah dan Kec. Tanjung Beringin, tepatnya di Dusun 6, 7 dan 8 Pelintahan Kampung Pala Desa Rampah Kec. Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai saat ini sangat memprihatinkan dengan kondisi jalan berlobang menganga dengan kedalaman 30 hingga 50 centimeter.
Hasil pantauan awak media Utamanews.com di lapangan melihat kondisi jalan ruas provinsi tersebut dengan beberapa titik lobang yang dalam pasca banjir beberapa waktu yang lalu terlihat dengan jelas sangat membahayakan bagi masyarakat yang melintas dengan kendaraan roda dua ataupun pengendara lainnya apalagi dengan minimnya cahaya jika malam hari, Rabu (30/11) pukul 18.00 Wib.
Ibu Risma (48) salah seorang pengguna jalan yang melintas ketika awak media mencoba konfirmasi langsung di lokasi mengatakan, "Setelah banjir kemarin pak, lobangnya dalam- dalam disini, sangat ngeri kalau melintas di daerah sini, sudah ada korban yang meninggal akibat menghindari lobang dan tertabrak truck dan masuk rumah sakit terus meninggal dunia beberapa hari yang lalu."
Samsul (53) salah satu tokoh pemuda dan juga yang perduli dengan keadaan jalan saat ini dengan banyak korban berjatuhan akibat jalan yang berlobang ini juga menyampaikan kepada awak media, "Ada kejadian beberapa hari yang lalu, seorang perempuan yang tergeletak di tengah jalan karena roda depan kendaraannya tersangkut lobang dan membuat perempuan tersebut tidak sadarkan diri hingga kami datang menolong karena tidak ada yang menolong ketika terjatuh lalu diantarkan oleh supir becak ke rumah sakit."
"Kalau dihitung per hari yang mengalami kecelakaan di daerah ini cukup tinggi lah apalagi malam hari," ungkapnya.
Samsul dan Risma serta warga sekitar melalui pemberitaan media ini berharap kepada Pemprov SU melalui Dinas PUPR Provinsi dan DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk segera turun langsung dan segera mungkin memperbaiki jalan yang berlobang ini sebelum korban bertambah banyak dan mengakibatkan kematian.