Mafia Migas Gunakan Konvoi Pengawalan, Diduga 48 Ton Solar Ilegal Masuk Tanjungbalai
Tanjungbalai (utamanews.com)
Oleh: Anggi
Jumat, 06 Jun 2025 23:17
Istimewa
Tangkapan layar video konvoi
Penindakan tegas mafia migas oleh pemerintah dipertanyakan menyusul terbongkarnya modus operandi baru, penggunaan konvoi berkawal untuk menyelundupkan BBM ilegal.
Pada Kamis (5/6/2025) dini hari, tiga tangki BBM jenis solar diduga ilegal, masing-masing bermuatan 16 ton, memasuki Tanjungbalai sekitar pukul 01.20 WIB dari arah Medan.
Dua tangki bertuliskan "Transportir" dengan nomor polisi BK 9222 CM dan satu tanpa plat nomor, serta satu tangki milik PT Karisma Energi Internusa (BK 8400 EO), menuju gudang di Jalan Yos Sudarso, Teluk Nibung.
Ketiga tangki tersebut terlihat dikawal oleh sejumlah mobil sedan dan sepeda motor. Beberapa jam kemudian, konvoi tersebut meninggalkan gudang dan kembali ke arah Medan.
Kejadian ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di Tanjungbalai, serta menimbulkan kecurigaan adanya keterlibatan oknum dalam praktik ilegal ini.
Pemerintah diminta segera menyelidiki dan menindak tegas para pelaku serta memastikan standar pengisian BBM untuk nelayan sesuai ketentuan Pertamina.