Senin, 23 Sep 2019 19:08

Kondisi Jalan Buruk, Desa Siborna Bunut Terisolir

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 16 Mei 2019 11:16
Maulana Syafii
Sejumlah kenderaan bermotor terlihat terpuruk di badan jalan yang kupak kapik, saat melintasi di akses jalan menuju ke Desa Siborna Bunut.
Kondisi jalan menuju ke Desa Siborna Bunut, Kecamatan Sosa, kabupaten Padang Lawas (Palas) sejak beberapa bulan terakhir ini kian rusak parah dan semakin memburuk, akibatnya desa ini seolah terisolir dari desa lainnya di Kecamatan Sosa.

Ada dua jalur akses jalan yang bisa ditempuh menuju ke Desa Siborna, yakni, pertama akses jalan kabupaten dari Simpang Soporoma menuju ke Desa Siborna, kondisi akses jalan di sini selain kondisinya rusak parah, warga di sini juga harus menyeberangi Sungai Sosa selebar hampir 30 meter.

Kedua, kondisi akses jalan dari Simpang Kemiri di Desa Mondang menuju ke Desa Siborna, saat ini kondisinya kian hancur, terutama pada musim hujan beberapa kali belakangan ini.

Kepada wartawan, Kamis (16/05/2019), Mara Kombang Hasibuan, satu tokoh masyarakat Desa Siborna Bunut mengatakan, sebenarnya jarak dari Simpang Soporoma menuju ke Desa Siborna Bunut cukup dekat dan bisa ditempuh perjalanan sekitar 15 menit. "Akan tetapi, akses jalan kabupaten ini menuju ke Bendungan Irigasi Aek Lakkut, Sungai Sosa. Nah, dari akses jalan pinggiran Sungai Sosa ini, kita harus menyeberangi sungai selebar sekitar 30-an meter dan dari sungai itu, kita masih harus menempuh perjalanan sepanjang lima kilometer baru sampai di Desa Siborna," ucapnya.


"Menyeberangi Sungai Sosa, itu terpaksa dilakukan oleh warga masyarakat akibat belum adanya jembatan penyeberangan dalam bentuk apa pun. Ini kan semakin menjelaskan bahwa Desa Siborna kian terisolir, bila kita melewati akses jalan Simpang Soporoma," jelasnya.

Sedangkan, lanjutnya, kondisi akses jalan kabupaten kedua, dari Simpang Kemiri Desa Mondang menuju ke Desa Siborna Bunut, saat ini dalam kondisi hancur dan kupak-kapik sehingga sulit dilalui semua jenis kenderaan, tambahnya.

Disebutkannya, sebenarnya di Desa Siborna itu, banyak warga masyarakat di luar Desa Siborna Bunut yang memiliki usaha-usaha perkebunan, maupun petani pekebun kelapa sawit yang luasan arealnya di atas 25 hektare.

"Tapi, sepertinya mereka tidak ada yang peduli memberi bantuan melalui pengangkutan material pasir sirtu untuk memperbaiki kondisi jalan desa kami," ungkapnya.


Menurutnya, para investor dan petani sawit dari luar Desa Siborna itu, hanya mau memakai jasa jalan itu tanpa mau ikut serta memperbaiki kerusakan badan jalan.

"Apalagi jika kondisi jalan sudah mudah dilintasi, berkat gotong royong warga yang mau menunjukkan bukti kepeduliannya memperbaiki kerusakan badan jalan," jelasnya.

Senada itu, Asril Hasibuan, satu tokoh pemuda Desa Siborna menyatakan, dibutuhkan keseriusan dan kepeduluan yang tinggi dari pemerintah daerah untuk bisa segera memperbaiki kerusakan parah dan buruknya akses jalan menuju ke Desa Siborna Bunut ini.

"Kami dari warga masyarakat Desa Siborna Bunut, baik dari kalangan orang tua dan kalangan muda di Desa Siborna Bunut, mendesak kepada pemerintah daerah agar dapat segera memperbaiki kondisi badan jalan ke desa kami yang rusak parah saat ini," desaknya.

"Dengan kondisi badan jalan menuju ke desa yang kupak kapik dan rusak parah saat ini, kami sangat sedih karena desa kami menjadi desa yang terisolir," katanya.

Editor: Adjie

T#g:Infrastruktur
Berita Terkait
  • Sabtu, 31 Agu 2019 16:01

    4 Hari menjelang "Sail Nias", Masyarakat ragukan perbaikan infrastruktur jalan

    Event internasional "Sail Nias 2019" akan segera digelar, namun jalan menuju lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut, tepatnya di pantai Tagaule Onolimbu, Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias, Sumatera Uta

  • Jumat, 30 Agu 2019 13:40

    Jalan Protokol Ajumu Rusak, Provsu Diminta Tegur Perusahaan Pembawa Muatan Melebihi Tonase

    Potret jalan protokol Ajamu yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari sepanjang jalan Sei Pinang hingga jalan menuju simpang Ajamu kondisi jalan tampak dengan kasat mata kondisinya be

  • Kamis, 29 Agu 2019 06:49

    Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan dan Jembatan, Edy Rahmayadi Minta Dinas Bina Marga Bentuk Pokja

    Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan yang ada di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Dinas Bina Marga segera membentuk kelompok kerja (Pokja) dengan me

  • Rabu, 21 Agu 2019 17:51

    Gubernur Ingatkan Arsitek Jangan Ikut Jadi Penipu

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengingatkan agar para arsitek jangan menjadi penipu atau ikut saling menutupi penipuannya.

  • Rabu, 14 Agu 2019 09:44

    Gubsu Berikan Perhatian Terhadap Indeks Kemiskinan di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat memberi perhatian penuh terhadap Indeks kemiskinan penduduk Provinsi Sumatera Utara yang dianggapnya masih tinggi saat menyampaikan 5 indikator mak

  • Senin, 29 Jul 2019 10:29

    TMMD 105 Kodim 0415/Batanghari Bangun Jalan Tiga Kilometer di Desa Ladang Peris

    Tim Pengawas dan Evaluasi dari Mabes TNI AD dipimpin Kasahli Kasad Mayjen TNI Arif Susilo bersama Pabandya 2/Anev Letkol Arm Budi Wahyono didampingi Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman, S.H,

  • Rabu, 19 Jun 2019 18:19

    Pembangunan Dan Konflik

    Pembangunan merupakan suatu proses atau rangkaian kegiatan yang tidak pernah kenal berhenti, untuk terus menerus mewujudkan perubahan-perubahan pada kehidupan masyarakat dalam rangka mencapai perbaika

  • Jumat, 31 Mei 2019 11:11

    Camat Huragi Inisiasi Penimbunan Jalinsum Palas

    Bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kenderaan bermotor dan gangguan arus mudik dan arus balik pada perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijriyah tahun 2019, di sejumlah titik jalan provin

  • Minggu, 26 Mei 2019 11:46

    Jalan beton jadi kupak-kapik, warga minta tanggung jawab pemilik Backhoe yang melintas

    Jalan cor batu yang berada di simpang tiga arah ke Blok Lima Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten (Labura), hancur akibat alat berat beko (Excavators backhoe) yang melintas tan

  • Kamis, 16 Mei 2019 15:26

    Longsor Hambat Akses dan Ekonomi Warga Aekuala- Tombolang, Habinsaran

    Jalan adalah sarana penghubung yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan baik untuk mobilitas maupun untuk penunjang perekonomian masyarakat.Agar aktivitas masyarakat dapat berjalan deng

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak