Bunuh diri diduga permasalahan ekonomi keluarga, Teguh Ariman alias Wibu (27) warga Dusun V Desa Sei, Kecamatan Sei Rampah ditemukan tergantung dengan seutas tali di ruang tengah rumah orang tuanya, Kamis (29/2) sekitar pukul 15.20 Wib oleh ayah nya sendiri bernama sahlan (62), ditemukan nya korban sudah tergantung oleh ayahnya sendiri.
Korban yang keseharian bersama-sama dengan orang tuanya, menurut informasi warga dan keluarga pada sore hari ini akan berangkat untuk merantau dan telah mempersiapkan pakaian di dalam tas.
Menurut keterangan Kapolsek Firdaus Akp Andi Sujenderal didampingi Kanit Res Iptu M Sihombing saat dikonfirmasi terkait ditemukannya salah seorang warga di Wilkum Polsek Firdaus,
"Untuk motif korban melakukan bunuh diri masih dalam pengembangan, namun dari pihak keluarga (orang tua) telah menyatakan bahwa korban murni melakukan hal itu disebabkan depresi berat. Dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum (autopsi)," jelas Andi Sujenderal di Mapolsek Firdaus, Kamis (29/2) pukul 16.50 Wib.
Guna penyelidikan terkait bunuh diri yang dilakukan korban, pihak Polsek Firdaus dan Inafis Polres Sergai yang turun ke TKP, melakukan cek kepada korban dan dipastikan korban murni gantung diri, dengan keluar nya sperma dari kemaluan korban dan pihak keluarga menandatangani surat pernyataan yang diketahui Pemerintah Desa Sei Rejo. Dan korban saat ini telah disemayamkan untuk dikebumikan esok hari.