Diguyur Hujan, Jalan Nasional Sidikalang- Tigalingga tertimbun Longsor
Dairi (utamanews.com)
Oleh: Fajar
Selasa, 18 Mei 2021 12:08
Istimewa
Lokasi jalan nasional yang tertimbun longsor.
Diguyur hujan dari sore hingga pagi, Jalan Nasional Sidikalang-Tigalingga yang berada di Dusun Sumbul Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Selasa (18/5/2021) sekira jam 05.30 WIB tertimbun material longsor.
Akibat kejadian itu, kendaraan dari dua arah berlawanan tidak bisa melintas selama selama 3 jam.
Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH melalui Kasubbag Humas Iptu Donni Saleh mengatakan, longsor tebing yang berada di sebelah kiri Jalan Sidikalang-Tigalingga terjadi pada Selasa pagi, diketahui personel Polsek Tigalingga setelah menerima informasi dari masyarakat.
"Kemudian personel Polsek Tigalingga bersama Koramil 04/ Tigalingga dan masyarakat melaksanakan gotong royong membuka jalan agar bisa dilalui kenderaan," kata Donni.
Jalan bisa dilalui kendaraan pada jam 09.00 WIB, setelah alat berat milik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) diturunkan membantu membersihkan material longsor.
Donni mengimbau kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di lokasi longsor untuk berhati-hati karena kondisi jalan berlumpur dan licin. "Bila curah hujan tetap tinggi, lokasi tebing perbukitan masih berpotensi longsor kembali. Untuk itu tetap waspada," ujar Donni.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi Sahala Tua Manik melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Fery Naibaho saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat dan untuk kelancaran lalu lintas, pihak BPBD telah mengerahkan alat berat backhoe loader untuk melakukan pembersihan material longsor.
"Kita sampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat. Kita menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Dairi bahwa dengan keadaan cuaca saat ini agar tetap siap siaga dan berhati-hati saat melintas di lokasi jalan yang rawan longsor," ucap Fery.
Disebutkannya, apabila ada indikasi terjadi bencana ia mengimbau kepada masyarakat segera melaporkan ke Pemerintah Desa/Kelurahan, Kecamatan dan BPBD.
"Sesuai dengan status dan kewenangan, kejadian tersebut akan disampaikan informasinya dan dikoordinasikan langkah tindaklanjutnya ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) II Sumut," ujarnya.