Selasa, 28 Apr 2026

Barak Narkoba Masih Beroperasi di Binjai, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Minggu, 19 Okt 2025 15:49
 Ilustrasi

Peredaran narkoba di Kota Binjai dan wilayah pinggiran semakin meresahkan masyarakat. Dua lokasi yang diduga menjadi barak narkoba kini sorotan utama masyarakat. 
 
Lokasi pertama berada di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan, yang disebut sebut dikelola oleh K. Sedangkan lokasi kedua berada di areal Eks PTPN II, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang yang dikelola oleh UG. Kedua tempat ini diduga kuat menjadi pusat transaksi dan penggunaan narkoba yang telah beroperasi dalam waktu lama.
 
Akibatnya, masyarakat Kota Binjai sangat berharap agar pihak kepolisian Polres Binjai segera bertindak tegas dengan menggerebek dan membakar lokasi barak narkoba tersebut. Pasalnya, aktivitas di tempat tempat itu sudah sangat meresahkan dan merusak generasi muda.
 
Menurut informasi yang dihimpun awak media, omzet penjualan Sabu di kedua lokasi tersebut mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya. Bahkan para pengguna barang haram tersebut dapat menyewa alat hisap sabu (bong) dan menkonsumsi narkoba di bilik bilik (barak) yang telah disediakan. 
Keresahan masyarakat semakin bertambah karena sering melihat anak di bawah umur masuk ke dalam barak narkoba tersebut. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan dan dapat merusak masa depan anak anak sebagai generasi penerus bangsa. 
 
Meski beberapa kali digerebek, keberadaan lokasi ilegal ini masih dianggap kebal hukum. Usai digerebek, para mafia jaringan narkoba kembali mengoperasikan kembali barak narkoba tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas penegakan hukum di wilayah tersebut.
 
Masyarakat berharap agar Kapoldasu dan Kapolres Binjai dapat mengambil tindakan tegas dan menutup secara permanen lokasi-lokasi yang dimaksud. Penutupan permanen diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Binjai dan sekitarnya.
 
"Udah parah kali sekarang. Padahal kemarin itu katanya udah sempat gak ada baraknya. Sekarang malah banyak yang ke lokasi itu. Bahkan kalau malam semakin ramai. Disana pun kata orang orang ada tempat untuk ngisap sabunya sekalian. Udah bebaslah pokoknya. Mereka udah seperti kebal hukum," ungkap Syahril, warga Binjai Selatan saat di konfirmasi awak media, Sabtu (18/10). 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kami minta kepada Bapak Polisi untuk bertindak tegas. Masak mereka gak tau ada barak disitu. Polisi kan ada Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kelurahan, ibaratnya jarum jatuh pun mereka harus tau. Masak barak narkoba yang besar kayak gitu mereka gak tau. Gak mungkinlah," sambung rekan rekan Syahril lainnya. 

Selain Syahril, seorang Ibu Rumah Tangga yang mengaku bernama Dewi, juga prihatin dengan kondisi Kota Binjai yang menurutnya sudah darurat narkoba. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas. 

Dewi dan teman temannya bahkan mengaku tak segan segan akan melakukan aksi unjukrasa bila barak narkoba yang ada di Kota Binjai masih terus beroperasi. 

iklan peninggi badan
"Apa nunggu kami demo dulu. Coba kalian dengar banyaknya kejahatan yang ada. Kami sebagai masyarakat pasti resah. Narkoba itu penyebab terjadinya tindakan kriminal. Begal, maling, perampokan, semua itu karena narkoba. Untuk itu kami minta polisi segera menggerebeknya. Polisi kan pengayom dan pelindung masyarakat. Pokoknya kami minta supaya barak barak itu tidak ada lagi. Kasihan kami emak emak yang sering mengeluh kehilangan tabung gas," ucap Dewi dengan nada kesal.

Diketahui, pemberantasan narkoba membutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat, kepolisian, dan pemerintah daerah. Dengan kerjasama yang solid, diharapkan Kota Binjai dapat terbebas dari narkoba dan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️