Anggota tewas diserang di Markas Polisi, Kabid Humas: Diduga afiliasi ISIS
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Minggu, 25 Jun 2017 11:15
Dok
Jenazah pelaku saat terkapar di TKP
Polda Sumut menyatakan sudah mengantongi identitas kedua tersangka penyerangan terhadap personel yang berjaga/piket di Mako Polda Sumut, subuh tadi, Minggu (25/6).
"Identitas pelaku sudah diketahui dan sedang dilakukan pendalaman serta pengembangan," tutur Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra. Rina Sari Ginting pada UTAMANEWS melalui pesan elektronik, pagi ini.
Rina menegaskan bahwa Polda Sumut menduga kedua pelaku, salah satunya masih hidup, diduga telah berafiliasi dengan ISIS.
"Diduga pelaku berafiliasi dengan ISIS," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang tak dikenal (OTK) melakukan penyerangan pos jaga di pintu 3 (pintu keluar ) Mapolda Sumut, pada Minggu, (25/6/2017), sekitar pukul 03.00 Wib. Pelaku diduga masuk dengan cara melompat pagar dan kemudian melakukan penyerangan.
"Polda Sumut memiliki 2 pintu masuk dan 1 pintu keluar dan seluruhnya ditutup setelah jam 18.00 wib. Pintu 1 (pintu masuk), dijaga oleh 9 orang Sabhara, Pintu 2 (pintu masuk VIP) dijaga oleh 14 orang Brimob dan Pintu 3 (pintu keluar) dijaga 4 anggota Yanma. Ini pos yang diserang," rinci Kabid Humas Polda Sumut.
Dijelaskannya, pada saat kejadian, pos penjagaan di pintu 3 dijaga oleh 4 org anggota Yanma, dimana 2 sedang berada di penjagaan, sedangkan 2 orang lainnya melakukan patroli.
"Salah satu dari personel yang sedang berada di penjagaan, an. Aiptu M. Sigalingging diketahui tewas dengan luka tusukan di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri, yang diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di dalam kamar," jelas mantan Kapolres Binjai ini.
Saat adanya perlawanan, Brigadir E. Ginting melihat melihat dua orang asing sudah berada di dalam kamar tempat Aiptu M. Sigalingging isitirahat, dan terjadi keributan.
Brigadir E. Ginting mendatangi kamar dan terjadi perkelahian, pelaku berteriak "Allahu Akbar" sambil mengancam dengan pisau.
Kemudian Brigadir E. Ginting lari berteriak meminta bantuan kepada anggota Brimob yang sedang patroli dan yang bertugas di pos Jaga 2.
Anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang ditangkap hidup.