Senin, 25 Mei 2026
Lebih Baik Investor Dalam Negeri Daripada Investor Asing, Banyak Persaingan Tidak Sehat
Medan (utamanews.com)
Oleh: Athar Selasa, 22 Sep 2020 14:52
Wali Kota Tebing tinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian menghadiri Sosialisasi North Sumatra lnvest (NSI) dan Quick Response Code Indonesian Standard (ORIS) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Selasa (22/9).

Acara yang di selenggarakan di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Sumut ini dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat.
Wiwik Sisto Widayat dalam paparannya menjelaskan antara lain peran dan fungsi NSI dalam upaya membantu pengembangan pembangunan diberbagai sektor di Sumatera Utara. "Sebagai mana diketahui North Sumatra Invest atau sering disebut NSI adalah tim kerja lintas lembaga di Sumatera Utara yang bertujuan untuk meningkatkan investasi di Sumatera Utara melalui kegiatan promosi investasi dan perdagangan dalam rangka peningkatan perekonomian Sumatera Utara," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada Bank Indonesia untuk bisa menekan bank- bank yang ada didaerah agar lebih responsif dalam arti kata mengerti apa yang terjadi didaerah. Umar juga mengaku telah mengumpulkan pengusaha yang ada di Kota Tebingtinggi seperti pengusaha pengolahan karet dan kayu, saat ini mereka semua kolep, karema adanya persaingan para investasi asing yang tidak sehat dan itu menghabisi para pengusaha lokal.

"Seharusnya North Sumatera ini harus bisa memberikan keringanan kepada pengusaha karena selama ini biaya mereka sangat tinggi, pengusaha di Tebingtinggi sudah mengolah barang dari awal hingga jadi bahkan mereka langsung bisa mengekspor ke negara luar, tapi dengan adanya persaingan asing yang tidak sehat, membuat pengusaha pengusaha didaerah menjadi hampir gulung tikar," papar Umar.

Dalam hal ini Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada NSI untuk melakukan penanam modal yang dikelola oleh daerah, bukan penanaman modal yang dikelola oleh investasi asing, karena bahayanya mereka akan melakukan distribusi pekerja asing untuk bekerja di Indonesia, bahkan masyarakat kita hanya menjadi penonton.

"Kita harus menggalang potensi penanaman modal dalam negeri, jika ada pengusaha kita yang berhasil diluar negeri dipanggil pulang ke indonesia untuk melakukan investasinya. Bahkan untuk kerjasama dengan pihak investasi baik dari luar, kita harus memperoleh izinnya dari pusat, hal ini menambah waktu yang panjang," pinta Umar.

produk kecantikan untuk pria wanita
Dalam kesempatan ini juga diselenggarakan penyerahan uang seri pecahan Rp 75.000 khusus Hut RI ke 75 oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wiwiek Sisto Widayat kepada Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later