Minggu, 24 Mei 2026
Alcatel-Lucent Gelar ALE AI Forum 2026, Dorong Infrastruktur Digital Cerdas dan Aman di Indonesia
Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Anji Prayoga Minggu, 24 Mei 2026 20:59
Para pembicara diskusi panel ALE AI Forum 2026 membahas peran AI dalam mendorong transformasi digital di Indonesia.
(Ki-ka): Moderator Novse Hardiman, Country Leader, Alcatel-Lucent Indonesia; Agus Supriyadi, CTO PT Java Online; Prof.Dr.Ir. Hari Soetanto, AI Expert; Novel Parisi, Business Development Director, PT FMI; Zulfahmi, Chief Business Officer, Quinsis Group; Wiranto, Country Manager, PT ACA Pacific.
Istimewa

Para pembicara diskusi panel ALE AI Forum 2026 membahas peran AI dalam mendorong transformasi digital di Indonesia. (Ki-ka): Moderator Novse Hardiman, Country Leader, Alcatel-Lucent Indonesia; Agus Supriyadi, CTO PT Java Online; Prof.Dr.Ir. Hari Soetanto, AI Expert; Novel Parisi, Business Development Director, PT FMI; Zulfahmi, Chief Business Officer, Quinsis Group; Wiranto, Country Manager, PT ACA Pacific.

Seiring percepatan adopsi Artificial Intelligence (AI) dan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia, kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang aman, tangguh, dan siap mendukung pemanfaatan AI semakin menjadi perhatian utama dunia usaha.

Menjawab kebutuhan tersebut, ALE International yang lebih dikenal dengan nama dagang Alcatel-Lucent, penyedia solusi jaringan dan komunikasi aman, menggelar kegiatan bertajuk “ALE AI Forum 2026: Enabling Indonesia’s Intelligent Digital Infrastructure” di Jakarta.

Forum eksklusif tersebut mempertemukan para pemimpin teknologi informasi dan komunikasi (TIK), inovator, pengambil keputusan bisnis, serta mitra teknologi untuk membahas perkembangan AI, jaringan cerdas, dan teknologi data center modern yang kini mulai membentuk masa depan operasional perusahaan dan infrastruktur digital di Indonesia.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan berbagai paparan mengenai perkembangan lanskap AI di Indonesia, implementasi AI di dunia industri, hingga pameran inovasi yang menampilkan solusi terintegrasi dari Alcatel-Lucent bersama para mitra teknologinya.
Berbagai sesi diskusi juga membahas bagaimana organisasi saat ini mulai memanfaatkan AI, otomatisasi cerdas, dan analitik canggih untuk memodernisasi jaringan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan performa data center di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan data.

Pada sesi dialog interaktif, para pemimpin industri turut berbagi pengalaman praktis terkait implementasi AI dalam pengelolaan jaringan perusahaan dan lingkungan data center guna meningkatkan visibilitas sistem, efisiensi operasional, dan kemampuan menangani beban kerja berbasis data dalam skala besar.

Diskusi tersebut juga menyoroti transformasi infrastruktur perusahaan menuju ekosistem digital yang lebih cerdas, otomatis, dan adaptif guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di masa depan.

Country Leader Alcatel-Lucent Indonesia, Novse Hardiman, mengatakan bahwa AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi kebutuhan bisnis bagi organisasi yang ingin tetap kompetitif dan tangguh di tengah perubahan teknologi yang cepat.
produk kecantikan untuk pria wanita

“Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan bukan lagi sekadar visi untuk masa depan—ini menjadi kebutuhan bisnis bagi organisasi yang ingin tetap kompetitif, lincah, dan tangguh. Melalui ALE AI Forum, kami ingin membantu organisasi di Indonesia lebih memahami cara mengadopsi AI secara strategis dengan membangun infrastruktur digital yang cerdas, aman, terukur, dan berbasis data,” ujarnya.

Ia menambahkan, Alcatel-Lucent berkomitmen membantu menyederhanakan kompleksitas operasional perusahaan melalui jaringan yang aman, otomatisasi cerdas, serta solusi komunikasi terintegrasi yang mendukung inovasi dalam skala besar.

Portofolio solusi berbasis AI milik Alcatel-Lucent dirancang untuk membantu organisasi memodernisasi infrastruktur digital melalui manajemen jaringan cerdas, analitik lanjutan, otomatisasi, serta sistem komunikasi yang aman.

iklan peninggi badan
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dinilai mampu membantu pelanggan mengoptimalkan performa data center, mengurangi kompleksitas operasional, memperkuat ketahanan digital, serta mempercepat implementasi berbagai inisiatif AI.

Seiring meningkatnya volume data dan kompleksitas lingkungan digital yang harus dikelola perusahaan, infrastruktur yang siap mendukung AI atau AI-ready infrastructure kini menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan siber, keandalan operasional, keberlangsungan bisnis, serta keberlanjutan jangka panjang.

Forum tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyedia teknologi, pelaku usaha, dan sektor publik dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Dengan mempertemukan strategi bisnis dan implementasi teknologi, ALE AI Forum diharapkan mampu membantu organisasi mengubah potensi AI menjadi hasil bisnis yang terukur sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Berdasarkan data Gartner, belanja global untuk AI diproyeksikan mencapai US$2,5 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi US$3,3 triliun pada 2027. Infrastruktur AI diperkirakan menjadi komponen investasi terbesar, disusul layanan dan perangkat lunak AI.

Sementara di Indonesia, investasi AI diperkirakan dapat memberikan kontribusi hingga US$366 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2030, terutama didorong sektor manufaktur, e-commerce, dan layanan keuangan.

“Organisasi yang akan berhasil di masa depan adalah mereka yang mampu mengadopsi AI yang bermanfaat dalam mendukung transformasi bisnis dan meningkatkan kelincahan operasional. Di Alcatel-Lucent, kami terus bekerja sama secara erat dengan pelanggan dan mitra untuk menghadirkan solusi yang fleksibel dan aman, guna mendukung organisasi di setiap tahap perjalanan transformasi digital mereka,” pungkas Novse Hardiman.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later