Sabtu, 23 Mei 2026
Panen Raya Udang di Kebumen, Dorong Indonesia Jadi Produsen Udang Dunia
Kebumen (utamanews.com)
Oleh: Adimsi Sabtu, 23 Mei 2026 20:33
BPMI Setpres

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang sekaligus meninjau proses sortir hasil panen di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung proses panen udang vannamei di kawasan tambak modern seluas 100 hektare. Kepala Negara juga melihat tahapan sortir hasil panen sebelum dipasarkan ke berbagai daerah maupun untuk kebutuhan ekspor.

Selain menyaksikan panen raya, Presiden turut meninjau sistem pengelolaan kawasan budi daya udang yang dikembangkan dengan konsep modern dan terintegrasi. Sistem tersebut meliputi saluran air masuk (intake), kolam tandon, pemisahan saluran inlet dan outlet, kolam produksi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga fasilitas pendukung lainnya.

Pengembangan kawasan BUBK Kebumen dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan dan kelautan nasional melalui penerapan teknologi modern serta tata kelola lingkungan yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menyaksikan langsung panen raya udang ke-8 di kawasan tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu produsen udang terbesar di dunia.

“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus, harganya 70 ribu rupiah per kilo. Berarti per ton 70 juta rupiah,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, potensi sektor budi daya udang di Indonesia sangat besar apabila dikelola secara modern, profesional, dan berbasis teknologi. Selain mampu meningkatkan produksi nasional, sektor tersebut juga dinilai dapat membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Kawasan BUBK Kebumen sendiri memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan total 206 petak kolam produksi, kawasan tersebut mampu menghasilkan nilai produksi sekitar Rp67,2 miliar dalam satu siklus panen atau berpotensi mencapai Rp134,4 miliar per tahun.
produk kecantikan untuk pria wanita

Tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produksi perikanan nasional, kawasan budi daya tersebut juga mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah mengembangkan proyek serupa dengan skala yang lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, pengembangan kawasan tambak modern di Waingapu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pangan dan perikanan nasional berbasis teknologi dan keberlanjutan lingkungan.

iklan peninggi badan
“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap sekarang 650 orang setempat bekerja dan kita sudah membangun di Waingapu 2 ribu hektare,” imbuh Presiden Prabowo.

BUBK Kebumen diharapkan dapat menjadi model transformasi budi daya tradisional menuju sistem modern yang lebih produktif, efisien, dan ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Sementara itu, TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis pemerintah, termasuk penguatan swasembada pangan, pembangunan sektor kelautan dan perikanan, serta pemberdayaan masyarakat melalui sinergi lintas sektor.

Dukungan tersebut dinilai penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later