Minggu, 03 Mei 2026

Harga Daging Sapi Naik Rp10 Ribu di Awal Ramadan, Pemko Binjai Pastikan Stok Terkendali

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 22 Mar 2023 20:42
Jajaran Pemko Binjai di tempat jual daging sehari menjelang bulan Ramadhan
 Istimewa

Jajaran Pemko Binjai di tempat jual daging sehari menjelang bulan Ramadhan

Sehari jelang datangnya bulan suci Ramadan 1444 H, harga daging Sapi di sejumlah pasar yang ada di Kota Binjai, mengalami kenaikan. 

Seperti halnya di Pasar Kebun Lada (Pasar Pagi) yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara. Pantauan awak media di lokasi, harga daging Sapi di Pasar tersebut mencapai Rp140.000/Kg. 


Diakui alah seorang pembeli daging Sapi yang bernama Devi, harga daging Sapi pada hari ini atau satu hari jelang memasuki bulan suci Ramadan, mengalami kenaikan. 
"Ya, harganya hari ini Rp140.000 perkilonya. Harga ini mengalami kenaikan Rp10.000 perkilonya, jika dibandingkan harga kemarin," ungkap Devi, Rabu (22/3). 

Tidak hanya daging Sapi, sebagai ibu rumah tangga yang kerap berbelanja di Pasar tersebut, Devi juga mengatakan bahwa harga daging ayam di sejumlah pasar mengalami kenaikan sejak kemarin. 

"Daging ayam dari kemarin perkilonya Rp34.000," tuturnya. 

Menyikapi persoalan kenaikan harga daging Sapi, Disnaker Perindag Kota Binjai melalui Analis Perdagangan, Perdamean Simamora, ikut angkat bicara.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menurutnya, permintaan yang tinggi menjadi alasan sehingga harga sejumlah bahan pokok termasuk daging sapi mengalami kenaikan harga. 

"Memasuki Ramadhan dan punggahan ini, tentu permintaan akan meningkat," ungkap Simamora.

Pun begitu Simamora juga menegaskan, untuk stok bahan pokok selama bulan suci Ramadhan tahun ini, diakuinya masih cukup sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat Kota Binjai.

iklan peninggi badan
"Sesuai hasil monitoring dan sidak bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Binjai pada Senin, (21/3) untuk stok kebutuhan selama bulan Ramadhan kita nilai cukup," demikian ungkap Pardamean Simamora.

Sebelumnya, salah seorang pedagang daging Sapi yang mengaku bernama Agus, meminta Walikota Binjai agar tegas dalam membuat kebijakan. 

Sebab menurutnya, pasca seluruh pedagang daging sapi direlokasi di lantai ll Pasar Tavip Binjai pada awal tahun lalu, kini sebagian dari mereka banyak yang kembali ke los-los (tempat penjualan) yang berada di bawah. 

Akibatnya, mereka yang masih bertahan di lantai ll, seakan mati suri karena sepinya pembeli di tempat mereka. 

"Saya berharap pak wali dapat tegas menertibkan pedagang sapi yang ada. Kami yang saat ini berjualan di lantai ll sesuai arahan dari beliau, malah mati suri karena tidak ada tindakan tegas dari Pemko Binjai untuk menertibkan mereka yang berjualan di bawah," ujar Agus. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️