Selasa, 28 Apr 2026

Nelayan Tradisional Belawan Tuntut Pukat Grandong

BELAWAN (utamanews)
Rabu, 20 Mar 2013 21:24
Foto : Aksi Demo Nelayan Tradisional Belawan<br>
 Herda

Foto : Aksi Demo Nelayan Tradisional Belawan

Maraknya nelayan sekala besar melaut menggunakan alat tangkap kapal tarik dua atau pukat grandong. Ratusan nelayan tradisional Belawan melakukan aksi demo di Sungai Deli bawah titi Labuhan, Kec. Medan Belawan, Rabu (20/3/13). Aksi demo dilakukan nelayan sekala kecil meminta aparat berwenang untuk menindak tegas beroperasinya kapal - kapal sekala besar yang menggunakan alat tangkap merusak habitat laut.

"Tangkap kapal pukat grandong, jangan nanti kami yang nangkap mereka," teriak sejumlah nelayan dari atas kapal mereka.Dengan slogan spanduk bentuk protes, para nelayan tradisional meminta kepada aparat berwenang untuk segera menindak pengusaha - pengusaha yang memiliki kapal sekala besar yang menggunakan alat tangkap tarik dua.

"Mau makan apa kami, kalau mereka semua yang merusak hasil laut, kalau aparat tak mampu nanti kami yang nangkap mereka," teriak nelayan lagi.

 Ahmad Jafar, Ketua Forum Solidraitas Nelayan Tradisional Medan mengatakan, demo yang mereka lakukan sebagai bentuk protes atas beroperasinya pukat tarik dua atau pukat grandong yang masih marak di laut. "Memang selama ini sudah ada yang ditangkapi, penurunannya sudah mencapai 70 persen, tapi kami tetap menekan agar aparat tetap tegas, kalau tidak kapal grandong terus bertambah," tegas Ahmad Jafar di sela - sela demo berlangsung.

Dijelaskannya, alat tangkap tarik dua sudah jelas dilarang, bila nantinya ketegasan dari aparat berwenang tidak mengambil tindakan, maka mereka akan melakukan aksi besar - besaran dengan memblokir Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB).

"Kami nelayan kecil, kalau tetap juga kapal grandong beroperasi dilaut kami akan blokir pelabuhan perikanan. Bahkan, akan kami tangkap kapalnya langsung," ungkap Ahmad.Ahmad juga mengharapkan ketegasan pemerintah dalam mengawasi ikan import yang kerap masuk melalui Pelabuhan Belawan. "Akhir - akhir ini banyak ikan import yang masuk, masalah ini juga akan kita minta untuk segera ditindak, karena mengganggu pasar lokal.

Hari ini kami hanya demo di sini sebagai bentuk protes, kedepannya apabila masalah ini tak juga dituntaskan maka akan dilakukan demo besar - besaran agar pelabuhan internasional lumpuh dan negara luar tahu," tegas Ahmad lagi.Akhirnya, aksi demo berlangsung hingga tengah hari itu bubar dari sungai dam melakukan aktivitas kembali. "Aksi ini hanya teguran kecil saja, selesai demo ini para nelayan aklan melaut untuk mencari nafkah," akhir Ahmad. (Herda)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️