Selasa, 28 Apr 2026
Kepsek Tidak Peduli

MAN Kembali Melakukan Aksi Mogok Belajar

DELI SERDANG (utamanews)
Kamis, 21 Mar 2013 21:18
Foto : Siswa MAN Lubuk Pakam Mogok Belajar<br>
 

Foto : Siswa MAN Lubuk Pakam Mogok Belajar

Sudah sepekan proses pemeriksaan Kepala Sekolah (Kasek) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam, Dra Marliana, ke Kantor Wilayah Kementrian Agama Sumatera Utara, namun Dra Marliana tak kunjung diganti. Akibat lambatnya proses itu ratusan murid kelas I dan II kembali melakukan aksi demo mogok belajar dan menyegel ruangan Kasek, Kamis (21/3), sekitar pukul 07.00 Wib. Menurut pengakuan sejumlah murid, aksi mogok belajar itu sudah dilakukan sejak seminggu lalu.

Aksi mogok itu dimulai saat jam belajar dimulai ratusan murid masih nongkrong di sekitar taman maupun di depan kelas. Guru-guru pun tidak dapat berbuat apa-apa tatkala melihat akdi ratusan murid itu. Tidak lama berselang, Kepala Sekolah Drs Marliana datang dan rencananya akan mengajar pelajaran matematika di kelas XII IPA 1. Namun kedatangannya justru disoraki oleh murid. “Ganti Kepala Sekolah yang tidak mendukung kegiatan ekstrakurikuler muridnya,” teriak siswa.

Bahkan Dra Marliana tidak peduli atas sikap mogok belajar maupun sorakan dari ratusan murid itu. Marliana pun terus memasuki ruang kelas XII IPA 1 untuk mengajar matematika. Baru beberapa saat memberikan pelajaran, mendadak ratusan murid berteriak didepan pintu kelas tersebut. Bahkan ada diantara murid yang mencoba untuk menerobos pintu kelas. Namun Marliana menutup pintu kelas yang didalamnya terdapat 20 murid kelas XII IPA 1. Situasi pun kian memanas. Ratusan murid terus berteriak di depan pintu kelas. Melihat hal itu, 20 murid yang berada dalam kelas “ketakutan” jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga sejumlah murid wanita yang berada dalam kelas itu ada yang menangis. “Kami mendukung pergantian Kasek, tapi waktunya kurang tepat karena saat ini murid kelas III mau ujian,” ujar Mhd Kholis Majid dan dianggukan teman lainnya.

Tidak berapa lama, Polsek Lubuk Pakam langsung turun ke sekolah dan membawa Dra Marliana keluar dari ruangan kelas XII IPA 1. Lalu Dra Marliana pun meninggalkan sekolah tanpa peduli dengan situasi dalam sekolah. Selanjutnya Kapolsek Lubuk Pakam AKP M Ikhwan Khalik MS didampingi Kanit Intelkam Aiptu Richard Saragih melakukan pertemuan dengan seluruh guru. Didepan polisi, sejumlah guru pun menjelaskan jika permasalahan ini sudah berlarut-larut. Namun Kepala Sekolah tidak pernah tanggap terhadap murid. Puncaknya, saat Kasek Dra Marliana justru menyetrap murid yang ikut pada perlombaan paskibraka beberapa waktu lalu. Padahal pada perlombaan itu MAN meraih juara tiga. Suatu prestasi yang bagus namun kenyataannya justru Kasek memberi sanksi kepada murid yang ikut.

Selanjutnya, Kapolsek Lubuk Pakam membawa perutusan guru untuk menjumpai Kepala Kementria Agama Kabupaten Deli Serdang Drs Dur Brutu. Kepada wartawan Drs Dur Brutu mengatakan pihaknya sudah mengusulkan pergantian Kasek ke kantor wilayah kemetrian agama propinsi Sumut. Namun hingga sekarang belum terealisasi. “Untuk mengganti Kasek itu wewenang kantor wilayah, kita hanya mengusulkan saja. Saya berharap siswa-siswi MAN tidak lagi melakukan aksi demo karena hal itu bias mengganggu proses belajar,” ungkapnya. (Herda)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️