Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam melakukan aksi demo ke kantor
Kementrian Agama Kabupaten Deli serdang di Jalan Sudirman Lubuk Pakam,
Selasa (5/3/13).
Para siswa itu meminta Kepala Sekola (Kepsek) MAN Lubuk
Pakam Dra Marliana Nasution dicopot karena dituding tidak mendukung
kegiatan ekstra kurikuler di sekolah. “Beberapa hari lalu kami kut lomba
Paskibraka di Lapangan Lanud Medan, kami mendapat juara tiga se Sumut
namun setibanya disekolah kami dianggap absent bahkan disetrap oleh
Kepsek,” teriak siswa.
Selain disetrap siswa yang mengikuti Paskibraka itu diskor
tidak boleh mengikuti 4 mata pelajaran sekolah. “Kami bingung, padahal
kami mengukir prestasi dan membawa nama baik sekolah. Ironisnya, ketika
dengan bangga siswa itu akan mempersembahkan trophy juara itu justru
Kepsek nyaris membuang piala yang diraih siswa dalam lomba Paskibraka,”
Ujar siswa.
Menyikapi kedatangan siswa ini, Seksi Mapenda Kementrian
Agama Kabupaten Deli Serdang, Torang rambe, menerima utusan pelajar
untuk berdialog ke ruang kerjanya. Namun pertemuan itu sangat tertutup
karena pihak kepolisian pun tidak diberikan masuk untuk mendapatkan
hasil dialog itu.
Sumber di Kementrian Agama menyebutkan meskipin pihak
kepolisian dan wartawan dilarang masuk untuk mengikuti dialog itu namun
pihak Kementrian Agama Kabupaten DS kabarnya akan menyikapi orasi siswa.
Kabarnya selain tidak mendukung siswa dalam pelajaran ekstra kurikuler,
Kepsek Dra Marliana Nasution juga tidak memfungsikan beberapa saran
pendukung pendidikan sepertyi ruang laboratorium computer, bahasa dan
IPA.
Setelah diadakan dialog para siswa meninggalkan kantor kementrian Agama Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. (Herda)