Kontroversi yang ditimbulkan oleh Cagubsu Sumut, Effendi Simbolon dengan mengatakan Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak pantas mendapatkan Ulos dan menyebut perkataan yang kurang baik membuat semua tokoh Batak di Indonesia angkat bicara. Di Tebingtinggi Tokoh Batak (Simalungun) Agusman Purba SH ketika ditemui mengungkapkan kecewaan melihat ucapan yang dilontarkan oleh Cagubsu Effendi Simbolon tidak berbudaya di tengah-tengah budaya masyarakat Batak.
"Effendi Simbolon harus banyak belajar tentang budaya Batak. Setiap tamu atau pejabat negera yang datang ke tanah Batak boleh mendapatkan Ulos bulang bulang dan tongkat Tunggal Panaluan" tegas Agusman Purba dirumahnya di Jalan Bukit Kencur Kampung Keling Kota Tebingtingg.
Bukan itu saja kata Agusman Purba, orang barat atau pendatang dari luar negeri yang datang ke tanah Batak bisa diberikan Ulos bulang bulang, orang jawa dan semua suku di Indonesia juga bisa diberikan Ulos bulang-bulang oleh pemangku adat Batak, bahkan untuk pemberian marga juga bisa diberikan atas persetujuan pemangku adat Batak setempat. "Banyak pejabat di Indonesia yang diberikan gelar marga, bahkan mantan Presiden Megawati Soekarno Putri pernah mendapat gelar marga dari Batak Karo saat berkunjung ke Kabupaten Karo. Berarti Effendi Simbolon harus banyak belajarlah biar tahu sebelum memimpin Sumut," ungkap Agusman.
Agusman Purba mengibaratkan Effendi Simbolon seperti bermain dengan batu kerikil kecil, tetapi batu kerikil kecil itu bisa mencederai dan melukainya. "Perkataan sekecil ini bisa menghancurkan dan menghilangkan rasa percaya masyarakat Sumut khusus suku Batak atas pencalonan Effendi Simbolon menjadi Cagubsu. Seperti peribahasa, mulut kamu adalah harimau mu maka hati-hatilah dengan bicara, karena itu bisa menyakitkan orang lain" lugas Agusman Purba kembali.
Menurut Agusman Purba, bukan orang luar dari suku Batak yang sudah berbuat untuk orang Batak itu saja yang bisa mendapatkan Ulos bulang bulang dan Tongkat Tunggal Panaluan, tetapi siapa saja orang dan dari suku mana saja orang tersebut sah-sah menerima Ulos. "Apakah Effendi Simbolon sudah ada berbuat untuk orang Batak, sedangkan dapil pemilihannya tidak dari dapil Sumut melainkan dari Kalimantan. Pak Dahlan Iskan wajar menerima Ulos bulang bulang dan tongkat Tunggal Panaluan karena dia datang ke Sumut tepatnya di Balige saat acara serah terima Bandara Silangit. Pak Dahlan kan pejabat Negara sebagai Menteri BUMN, wajar warga Batak disana memberikan Ulos dan tongkat Tunggal Panaluan sebagai tanda menghargai tamu yang datang" bilang Agusman.(Athar)