Pencabutan dukungan yang dilakukan oleh DPC PKB Madina setelah pada Rabu (30/1) mengadakan Rapat Tim serta konsolidasi Partai PKB sampai pada tingkat kecamatan (PAC), di Aula Hotel Rindang Internasional Dalan Lidang, Panyabungan.
Ketua Tim 9 DPC PKB Madina HM Jafar Suheri pada konferensi persnya menyampaikan pihaknya telah melakukan pengkajian serta melakukan evaluasi hingga tahun kedua kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati madina belum menunjukkan secara konkrit kemajuan pembangunan daerah dan Pemerintah kabupaten madina jauh dari bebas praktek korupsi, kolusi sebagaimana yang diungkapkan pada masa - masa kampanye Pilkada madina lalu.
“PKB Melihat bahwa HM. Hidayat Batubara dan Drs. Dahlan Hasan Nasution belum menemukan pola komunikasi dan kebersamaan dalam mengelola Pemerintah Kabupaten Madina bahkan terindikasi gagal dan penyelesaian konplik diantara mereka,” ujar Jafar yang didampingi ketua DPC PKB madina Khoiruddin Faslah Siregar.
Diungkapkan Jafar bahwa beberapa waktu yang lalu DPC PKB Madina telah berupaya untuk melakukan "ishlah" diantara Bupati dan wakil Bupati madina namun keduanya tidak mengapresiasi, selain itu juga keduanya telah gagal menjaga dan meningkatkan hubungan dengan Partai Pengusung/pendukung.
“Melihat sikap Bupati dan wakil Bupati ini juga menimbulkan keretakan dan kekisruhan ditengah - tengah masyarakat madina,” ditegaskan Jafar.
DPC PKB madina menghentikan semua kegiatan konsolidasi dan tidak lagi untuk mendukung HM. Hidayat Batubara SE dan Drs. Dahlan Hasan nasution selaku Bupati dan wakil Bupati.
“PKB Madina mengambil sikap abstein tidak memberikan dukungan kepada Bupati atau wakil Bupati,” tegas Jafar yang disambut tepuk tangan oleh seluruh pengurus DPC PKB Madina serta pengurus PAC se Madina. (Windra)