Guna meningkatkan mutu dan kualitas alumninya, sejak tahun pelajaran (TP) 2011hingga tahun 2014 lalu, SMKN 1 Sosa telah menjalin kerjasama dengan Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Pertanian di Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
"Tahun 2011, 2 orang alumni kita ke P4TK Cianjur, Jabar. Tahun 12, ada 7 orang, tahun 2013 ada 4 orang dan tahun 2014, 4 orang juga. Siswa kita juga sudah dipersiapkan 5 orang untuk ikut program beasiswa dari P4TK kerjasama dengan Politeknik Negeri Jember," sebut Kepala SMKN 1 Sosa, H. Mukmin Saiful, M. Si, didampingi wakilnya, Rustam Effendi Pohan, SP, MM, kepada Media, kemarin.
"P4TK, fasilitas pendidikan akademiknya dinilai sudah lengkap. Kampus ini bekerjasama dengan Politeknik Negeri Jember. Dimana P4TK, tempat belajar dan pelatihan, diteruskan ke politeknik, melanjutkan study hingga selesai program S-1 nya, gelarnya SSi, sarjana sains terapan," tambah Mukmin.
Pada semester 1 sampai 4 berkuliah di P4TK Cianjur dan dilanjutkan semester 5 hingga semester 7, berkuliah di Jember. Selain itu, lanjutnya, lulusan dari P4TK dibekali dengan pengabdian selama 2 tahun di sejumlah perusahaan, sebelum bekerja tetap.
"Ada juga alumni kita yang melanjutkan pendidikannya ke lembaga pendidikan pertanian (LPP) Jogja. Bahkan, alumni tahun 2013 lalu, ada 2 orang alumni yang sudah bekerja di Jepang, hasil program kerjasama dengan SMKPP Padang, Sumbar," katanya.
Saat ini, ada 5 jurusan progam study di SMKN 1 Sosa, yakni agribisnis dan holtikultura, teknologi pengolahan hasil pertanian, mekanisme pertanian dan jurusan teknik komputer dan jaringan. Tahun 2013 lalu, dibuka satu lagi jurusan, yaitu teknik kenderaan ringan, timpal Rustam.
"Untuk teknik kenderaan ringan, kita kersama dengan Auto 2000 dan terus ditingkatkan dengan mengejar ke Jakarta, untuk bisa jalin kerjasama dengan pihak Astra, biar lebih resmi. Sedangkan teknik komputer masih bekerjasama dengan pihak telkom Medan," terangnya.
Sementara, fasilitas pendukung pendidikan di sekolah ini dirasa masih minim, namun tetap berupaya terus kembangkan dan tingkatkan mutu alumninya. "Makanya kita jalin kerjasama dengan perusahaan yang singkron dengan program study-nya, agar tercapai link and match-nya," pungkasnya.
Kondisi dan keadaan siswa di SMKN 1 Sosa keadaannya terus meningkat, sejak dibuka pada tahun 2004 silam, sekolah ini hanya diminati sebanyak 55 siswa. Tahun 2010 naik jadi 300-an siswa, tahun 2014, 500-an dan di tahun 2015 sebanyak 650 siswa yang belajar di SMKN 1 Sosa. (MS)