Jumat, 13 Feb 2026

Para guru diminta bekali siswa dengan nilai asli Pancasila untuk antisipasi perpecahan

MEDAN (utamanews.com)
Sabtu, 03 Okt 2015 21:26
Menyikapi dampak pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia tahun 2014 lalu, yang hanya memunculkan 2 kandidat pasangan calon, sehingga menyebabkan masyarakat sampai saat ini masih “terbelah” menjadi 2 kelompok, yakni yang mendukung pemerintahan Presiden Jokowi-JK dan yang menganggap negatif semua kebijakan pemerintah, DPW Sumut LSM Martabat bekerjasama dengan Program Studi Dikdas Paska Sarjana Unimed, menggelar seminar wawasan kebangsaan bertema "Memperkuat Identitas dan Integrasi Nasional", di aula Paska Sarjana, lantai 4, gedung Paska Sarjana, Unimed, Sabtu, (3/10/2015)


Kegiatan ini diikuti seratusan mahasiswa semester tiga dari beragam disiplin ilmu, yang hampir semuanya merupakan tenaga pengajar di sekolah dasar.

Ketiga narasumber, Deny Setiawan, M.Si (Ketua Program Studi Dikdas Paska Sarjana Unimed), DR. Hidayat, M.Si. (Dosen Sejarah FIS Unimed) dan Samson Sihombing (Ketua LSM Martabat Sumut), bergantian memaparkan pentingnya meneguhkan identitas bangsa, yakni dengan mendalami nilai-nilai dasar ideologi negara, mengetahui keunggulan ideologi dasar negara dari ideologi lain, mengaktualisasi nilai-nilai dasar tersebut, dan menjaganya dari tekanan ideologi lain.
"Nilai-nilai dasar yang terkandung di dalam ideologi Pancasila mengandung idealisme, yang memberikan harapan masa depan yang lebih baik melalui perwujudan atau pengalamannya dalam praktik kehidupan bersama-sama dalam berbagai dimensi," ujar DR. Hidayat, M.Si. dalam paparannya, bertema "Pancasila dalam perspektif sejarah."

Sementara Dr. Deny Setiawan, M.Si mengatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi merupakan norma dasar (grundnorm) dan norma fundamental negara (staatsfundamentalnorm), serta jiwa bangsa (volksgeist).

"Dunia sudah mencatat, negara Rusia bubar/mati karena ideologinya runtuh. Negara Indonesia juga akan runtuh, bila ideologi Pancasila ini tidak diakui lagi oleh anak-anak bangsa. Untuk itu semua elemen perlu menjaga ideologi Pancasila ini tetap "sakti" menghadapi semua ancaman," ungkapnya.

Dikatakannya, fakta juga menyatakan bahwa Pancasila sudah teruji menghadapi era pengaruh perang dingin, antara komunisme dan liberalisme, kemudian era G-30-S PKI, ancaman gerakan separatis di berbagai daerah, seperti Aceh, Papua, Maluku, selanjutnya serangan ekonomi kapitalisme global, reformasi 1998, namun saat ini juga diuji oleh maraknya KKN dan narkoba.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Tugas bapak/ibu selaku pengajar tingkat sekolah dasar harus bisa menjelaskan nilai-nilai dasar/core values dari 5 sila Pancasila ini, yakni nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai kebangsaan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan sejak dini," tegasnya.
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️