Mahasiswa Medan harus semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
MEDAN (utamanews.com)
Kamis, 09 Okt 2014 07:06
HPM
Walikota saat memberikan sambutan pada pembukaan Ospek mahasiswa baru UMN Al Wasliyah Medan (8/10)
Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka orientasi program studi pengenalan kampus (ospek) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Wasliyah Tahun Akademik 2014/2015 di Aula Kampus C UMN Al Washliyah Jalan Garu 2 Medan, Rabu (8/10). Ospek yang diikuti sekitar 1.500 mahasiswa baru ini, diharapkan dapat memupuk rasa kekeluargaan dan kesolidan seluruh warga Kampus UMN. Di samping itu juga dapat memotivasi dan memberikan semangat bagi para siswa baru pada saat memulai perkuliahaan.
Di hadapan Ketua PB Al Washliyah DR Yusnar Yusuf Rangkuti, Rektor UMN Al Washliyah Drs H Kondar Siregar MA, Wakil Rektor I Prof DR H Ahmad Laud Hasibuan MPD, Wakil Rektor II Drs H Juberuddin Siregar MM serta civitas akademika UMN Al Washliyah yang menghadiri acara ospek, Wali Kota menyambut baik digelarnya inisiasi (pengenalan awal) yang tujuannya memberikan pembinaan bagi para mahasiswa baru.
Dalam kesempatan itu Wali Kota sempat menegur, sebab ada sejumlah mahasiswa baru yang tidak ikut bernyanyi saat dikumandangkannya Lagu Kebangsaaan Indonesia Raya. Mereka hanya diam dan tampak tidak bersemangat.
“Tadi saya perhatikan pada saat menyanyikan Lagu Indonesia Raya, banyak mahasiswa baru yang hanya diam. Seharusnya ini menjadi perhatian bagi kita semua. Sebagai generasi muda, anak-anak sekalian seharusnya lebih bersemangat. Sebab, jika lagu kebangsaan sendiri tidak dihargai oleh genarasi muda, bagaimana dengan nasib bangsa ini selanjutnya. Jadi saya minta ini menjadi perhatian serius Rektor UMN Al Washliyah,” kata Wali Kota mengingatkan.
Sementara itu Rektor UMN Al Washliyah Drs H Kondhar Siregar MA mengatakan, tahun ini jumlah mahasiswa baru yang diterima sebanyak 2.500 orang, sedangkan yang mengikuti ospek pagi itu sekitar 1.500 mahasiswa. Seluruh mahasiswa baru akan kuliah di 6 fakultas yang dimiliki UMN Al Washliyah yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Farmasi, Ekonomi, Sasta, Pertanian dan Hukum. (irwan)