Mutu dan prestasi pendidikan pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barumun Tengah (Barteng) Kecamatan Barteng Kabupaten Padang Lawas (Palas), dari tahun ke tahun kian meningkat, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya lulusan sekolah berbasis agama ini yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).
"Alumni MAN Barteng tahun pendidikan 2014/2015 lalu, sebanyak 19 orang siswa diterima di PTN, kalau tahun lalu hanya sebanyak 8 orang siswa saja," ujar Mahran Alfian Siregar, S. Ag, M. Si, Kepala MAN Barteng, kepada Media, Senin (22/6) di ruangannya.
Ke-19 siswa yang diterima di PTN tersebut, yakni 5 orang di Unimed, 4 orang di Politeknik USU dan 10 orang lagi diterima di PTAIN Sumut, Riau Sumbar dan Jambi. "Dengan perbaikan dan peningkatan pola mutu dan kualitas sistem pendidikan, kami optimis tahun depan akan semakin banyak jumlah alumni MAN Barteng yang diterima di PTN," sebut Mahran Siregar.
Selain terus meningkatkan mutu pendidikannya, seperti mengadakan tambahan jam belajar sore dan melaksanakan try out kepada siswa. Pada setahun terakhir ini, MAN Barteng juga aktif dalam kegiatan kesiswaan, seperti kepramukaan dan sebagainya.
"Pada kegiatan Perimtaq ketujuh yang digelar oleh Kwarcab Pramuka Palas baru-baru ini, MAN Barteng berhasil meraih juara ketiga nasyid putra dan putri," ujar Wakasek Kesiswaan, Sofyan Gultom, S. Pd, M. Si.
Menurut Gultom, berbagai terobosan yang dilakukan Kepsek MAN Barteng setahun terakhir, cukup inovatif dan progresif, terbukti dengan bertambahnya jumlah alumninya yang lulus ke PTN, bila dibandingkan selama bertahun-tahun tidak ada kegiatan kesiswaan di sekolah ini.
"Setahun terakhir, kegiatan kesiswaan terus digelar di sekolah kami, seperti hardiknas dan baru-baru ini, 8 orang siswa MAN Barteng menjadi duta kesenian dari Padang Lawas pada acara PRSU di Kota Medan," ungkap Gultom.
Sejak didirikannya MAN Barteng pada tahun 1996 lalu, lanjut Gultom, sekolah agama ini minim sarana olah raga. Setelah Mahran Siregar menjabat sebagai keoala sekolah, saat ini sudah ada sarana olah raga lapangan basket dan badminton.
"Tahun ini, direncanakan akan dibangun sarana lapangan bola volly dan futsal serta pengadaan guru olah raga yang selama ini belum ada," terang Gultom.