Kabut asap tebal yang selama berbulan-bulan menutupi udara di Daerah Kabupaten Palas sudah mulai menipis. Kegiatan belajar mengajar di sekolah yang selama beberapa hari terakhir dililiburkan secara mendadak menyusul kebijakan Plt. Gubsu agar meliburkan sekolah untuk menghindari dampak kabut asap.Namun, pada Kamis (29/10) terlihat sejumlah sekolah di sini sudah kembali beraktifitas kembali. Sejumlah pelajar sekolah dari mulai tingkat TK hingga SLTA sederajat di daerah ini sudah terlihat ramai melintasi jalanan jalinsum untuk berangkat sekolah sejak pagi dan kembali ramai pada saat jam belajar usai.
Pantauan Media, di sejumlah lembaga pendidikan yang ada di daerah itu, ada beberapa sekolah yang sejak hari Rabu (28/10) sudah kembali beraktifitas. Namun, kondisi normal kegiatan belajar di sekolah-sekolah di daerah ini, seperti di Kecamatan Sosa, Huragi, Barumun dan Kecamatan Lubuk Barumun, terlihat serempak proses belajar kembali dilaksanakan pada Hari Kamis (29/10).
Kepala SMPN1 Sosa, H. Masri, SPd kepada Media mengatakan, pihaknya mengumumkan libur sekolah kepada para siswa karena dampak kabut asap selama dua hari saja, yakni hari Senin dan Selasa (26-27/10) dan pada Hari Rabu kembali masuk sekolah. "Alhamdulillah memang, pada malam Rabu daerah ini diguyur hujan lebat, makanya pada hari Rabu pagi kita sudah mulai proses belajar di sekolah," ucapnya.
"Karena kondisinya sudah membaik, ya belajarnya kita lanjutkan. Tapi kalau kondisi kabut asap kembali dirasa mengganggu, seperti yang terjadi pada minggu lalu, para siswa kita pulangkan. Jadi, sifatnya situasional dan kondisional saja. Kondisi asapnya membaik kita lanjutkan belajar, kondisi asapnya memburuk anak-anak kita pulangkan," tegasnya.
"Kasihan anak-anak bila liburnya diperpanjang, karena mereka bisa tertinggal pelajaran. Karena udara sudah baik, tidak ada salahnya proses belajar mengajar dilanjutkan kembali," ucapnya.
Hasil amatan Media, pada Jumat, (30/10), sejumlah sekolah di Kecamatan Barumun ada yang kembali diliburkan, namun ada pula sekolah yang tetap melanjutkan proses belajar mengajar. Sejumlah sekolah yang meliburkan diri itu, bukan dikarenakan kabut asap yang kembali menebal dan memekatkan udara di Palas.
Akan tetapi dikarenakan adanya surat edaran dari Setdakab Palas yang ditujukan kepada Kadisdik, Kakan Kemenag Palas, KUPT Disdik, Kepala TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK se-Kabupaten Palas. Dalam surat bernomor : 420/6107/2015, tanggal 29 oktober 2015, perihal pengefektifan proses belajar mengajar paska kabut asap yang ditanda tangani Plt. Sekda Palas Syamsul Anwar Lubis, SE itu, disebutkan.
Bahwa proses belajar mengajar di sekolah mulai efektif kembali pada hari Senin Tanggal 2 Nopember 2015 dan apabila tidak memungkinkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar akibat kabut asap, akan diinformasikan kembali.
Sedangkan L. Manik, satu orang tua pelajar menyebutkan, memang di hari Kamis, anaknya yang masih bersekolah di salah satu SD di Sibuhuan itu masuk sekolah dan belajar penuh seharian, sesuai jadwal belajar.
"Tapi hari ini (Jumat) gak sekolah lagi. Katanya libur. Masuknya hari Senin. Tapi, kita lihat di Kecamatan Barumun, ada juga sekolah SD dan SMP yang tetap belajar, tapi memang jam belajarnya tidak penuh. anak sekolah dipulangkan lebih awal dari biasanya," katanya. (MS)