Bangunan Tembok SMK N PP Kualuh Selatan Roboh, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
Laporan: Darwin Marpaung (Biro Labuhan Batu Utara)
Jumat, 10 Okt 2014 07:20
(utamanews.com/darwin)
Tembok SMK Negeri PP Kualuh Selatan kabupaten Labuhanbatu Utara yang roboh karena diduga dikerjakan asal jadi, (9/10)
Aek Kanopan Labura (Utama News.com) - Sangat disayangkan kinerja dari Pihak Komite SMK N. PP Kualuh Selatan, bangunan tembok pagar SMK Negeri Kualuh Selatan roboh karena diduga dikerjakan asal-asalan. Sejumlah pihak dewan guru dan wali murid sangat kecewa kepada pihak sekolah dan komite yang menangani pembangunan ini. Kekecewaan ini ditambah lagi dengan persoalan bahwa sumber dana pembangunan tersebut tidak jelas.
Wali Murid SMK N. Kualuh Selatan bernisial BM (9/10/2014), sangat menyayangkan kinerja dari pihak SMK N. PP Kualuh Selatan dimana bangunan yang menelan dana ratusan juta rupiah tersebut dikerjakan asal jadi, sementara dana untuk membangun tembok SMK N. PP Kualuh Selatan tersebut dikutip dari wali murid senilai Rp 150 ribu per siswa.
Di tempat terpisah, salah seorang guru yang mengajar di Sekolah SMK tersebut, yang tak ingin namanya dicantumkan di media mengatakan pada Utamanews.com bahwa memang dana pembangunan tembok tersebut dikutip dari para orangtua/wali murid dan sebagian lagi bersumber dari dana Bansos, untuk pembelian alat alat peraga dan praktikum siswa.
“Namun sangat disayangkan diduga dikerjakan tanpa menggunaka hati yang bersih, masak baru lagi tembok itu selesai dibangun akan tetapi sudah mengalami roboh sepanjang puluhan meter dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah”, tambahnya.
Al salah seorang siswi SMK N PP Kualuh Selatan membenarkan bahwa mereka sebelumnya telah dimintai uang oleh pihak sekolah senilai Rp 150 ribu untuk membangun tembok pagar sekolah tersebut.
Doli Siregar, Kepala Sekolah SMK N PP Kualuh Selatan sewaktu dikonfirmasi awak media melalui sms no Hp 081260xxxxxx tidak memberi jawaban.
Terkait hal ini, Bupati Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus SE juga belum memberi Jawaban sewaktu dikonfirmasi Utamanews.com melalaui sms No Hp 08127xxxxxxx
Sementara Rusliana, bendahara rutin perpanjangan tangan komite dan pihak sekolah SMK N PP Kualuh Selatan membenarkan adanya pengutipan senilai Rp 150 ribu per siswa untuk biaya pembangunan tembok pagar sekolah. Namun ketika ditanya balik tembok yang mana yang di bangun, Rusli malah terdiam. (Darwin Marpaung)