Medan (utamanews.com) - Dunia pendidikan tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah, orang tua serta masyarakat, karena pendidikan kalau tidak ditangani atau tidak ada yang bertanggung jawab maka dikhawatirkan ke depan pendidikan akan semakin tidak jelas, oleh karena itu perlu perhatian serius dari pemerintah, orang tua dan masyarakat, disisi lain kemajuan sebuah pendidikan diperlukan tata kelola atau manajemen yang bagus, karena ketika sebuah lembaga pendidikan dapat dipimpin oleh orang yang memang ahlinya maka akan tercipta sebuah pendidikan yang berkualitas.
Hal ini dikatakan PLh Walikota Medan Ir H Syaiful Bahri MM pada acara seminar nasional pendidikan terdahsyat 2015, digelar oleh Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (ASPI) Kota Medan kerja sama Pemko Medan, Kamis (6/8) di Aula Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan. Dihadiri Ketua APSI Sumut Syahruddin Samosir MPd, para peserta dan para nara sumber.
Dikatakannya, ada satu elemen lagi yang berperan untuk mendukung peningkatan mutu sekolah yakni pengawas sekolah, peranan ini jelas penting dan strategis, salah satu mutu pendidikan sekolah sangat ditentukan oleh pengawas yang profesional, kepala sekolah yang profesional juga guru yang profesional dan berkualitas, hal ini akan tercipta sebuah pendidikan yang bermutu, untuk itulah diharapkan seminar ini dapat memotivasi meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan khususnya.
“Dengan peran dan fungsi masing-masing yang saling bersinergi saya yakin akan mampu mendongkrak mutu pendidikan di Kota Medan, selain itu diharapakan sesudah reformasi, pendidikan bisa bersuistanable karena disini ada ahlinya dan juga ada gurup-guru, lakukan perkembangan masak kita kalah dengan Malaysia, dulu dia yang belajar sama kita hari ini kita ditinggalkan, kita terseok-seok karena SDM kita tak jelas, saya harap pendidikan ini dapat berubah karena pendidikan dapat merubah bangsa,“ ujar Syaiful.
Ketua APSI Kota Medan Lambok Pamancar Saragi SPd ST MSi mengatakan, seminar ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme pengawas sekolah serta guru dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dalam rangka revolusi mental, dalam seminar ini diharapkan kepada tenaga pendidik agar dapat meningkatkan potensi dalam menghadapi MEA, dan nantinya dapat merubah mindset untuk memperbaiki mutu pendidikan khsusunya di Kota Medan.
Menurutnya dalam seminar ini segmennya para pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan mahasiswa diharapkan nantinya ada kerjasama yang baik juga kerja sama antara seluruh steakholder, pemangku pendidikan dalam peningkatan dunia pendidikan di Kota Medan.
“Seminar ini merupakan program kerja APSI Kota Medan dan ke depannya kita akan melakukan seminar kepada para pemuda sebagai generasi penerus untuk bagai mana mempersiapkan kader-kader generasi penerus ke depan, karena masa depan suatu negara ada di tangan pemuda, dan APSI akan mengakomodir semua aspirasi pemuda tersebut,“ ujar Lambok.
Panitia pelaksa Seminar Drs Salon Sinaga melaporkan, peserta seminar sebanyak 650 orang terdiri dari pengawas sekaloh, kepala sekolah, guru TK/SD, SMP, SMA/SMK dan masyarakat umum, dengan nara sumber Kepala Dinas pendidikan Drs Mara Sutan, Rektor UNIMED Prof DR Syawal Gultom MPd, Rektor UHN DR Ir Sabam Malau dan Kakanreg VI BKN I Nyoman Arsah SH, tujuan seminar adalah meningkatkan profesionalisme para pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru dalam menghadapi MEA. (red)