Komisi Pemilihan Umum telah mendistribusikan kebutuhan logistik Pemilihan Presiden 2014 ke pulau-pulau terluar dan beberapa negara di luar negeri. Jumlah logistik sementara menyesuaikan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu legislatif yang lalu. Hal ini disampaikan Komisioner KPU, Arief Budiman di Gedung KPU RI, Jakarta (11/6).
“Seingat saya, jadwalnya saat ini sudah diproduksi, sudah packing, posisi sudah di bandara, tinggal kirim saja. Saya yakin sudah didistribusikan, tetapi tak tahu berapa negara. Jadi, kerjanya harus simultan,” kata dia.
Untuk DPT, Arief menjelaskan, saat ini KPU Provinsi sedang dalam tahap rekapitulasi. Rekapitulasi tingkat Nasional, lanjut Arief, akan dilaksanakan pada 12 sampai 13 Juni mendatang. “Kami akan tetapkan DPT pada 13 Juni nanti,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, monitoring telah dijadwalkan walaupun komisioner belum sempat melakukan monitoring di pabrik, “Tetapi, kita sudah menempatkan pengawas di pabrik untuk memeriksa jumlah dan kualitas (logistik),” tambahnya.
Terkait jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Arief menyampaikan, terdapat dua kemungkinan, yaitu bertambah, sebab jumlah pemilih bertambah atau berkurang, sebab dilakukan regrouping. “Bisa saja berkurang karena dilakukan regrouping karena pada pileg minimal (satu TPS) lima ratus, sekarang (1 TPS) delapan ratus,” katanya.