Peringatan Haornas Momentum Ingatkan Kita Membudayakan Olahraga
MEDAN (utamanews.com)
Rabu, 18 Sep 2013 17:37
hpm
Walikota Medan pimpin Apel hari olah raga ke-33
Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan kita semua guna membangun budaya olahraga, dimana slogan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olaharga yang harus terus diimplementasikan secara baik dan benar dikalangan seluruh masyarakat, dengan demikian kita dapat membangun keolahragaan nasional dengan pondasi yang kokoh, yakni budaya olahraga yang tumbuh dan kuat serta hidup sehat dan bugar dalam aktivitas keseharian masyarakat kita.
Hal ini disampaikan Plt Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi saat membaca pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga RI KRMT Roy Suryo ketika memimpin apel dalam rangka pringatan hari olahraga nasional yang ke 30 tahun 2013, Selasa (17/9) di halaman depan Kantor Walikota Medan, dihadiri Ketua Koni Medan Drs H Zulhifzi Lubis, Sekda Medan para pimpinan SKPD, sejumlah atlit dan para staf jajaran Pemko Medan.
Dikatakannya, kita ketahui bahwa negara-negara yang telah berprestasi dibidang olahraga tak lain karena telah menanamkan budaya olahraga sepanjang hidupnya dengan moto tiada hari tanpa olahraga sebagai life style, dengan membudayakan olahraga dalam kehidupan keseharian maka akan lahir olahragawan-olahragawan bertalenta bagi prestasi bangsa yang jaya, bila budaya olahraga itu tumbuh maka secara langsung juga akan menumbuhkan budaya disiplin, jujur, konsisten, kompetisi, persahabatan, kesatuan dan persatuan serta perdamaian, yang apa bila olahraga dihayati secara benar akan mewujudkan pembentukan karakter bangsa.
Ditambahkan, pada era Kabinet Indonesia bersatu pemerintah bersama DPR telah melahirkan undang-undang nomor 3/2005 tentang sistem keolahargaan nasional, kehadiran undang-undang ini merupakan tonggak pembudayaan olahraga tidak saja semakin memperkuat bangunan sistem pembinaan dan pengembangan olahraga nasional melainkan sekaligus memperjelas pembagian kewenangan pemerintah dan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pembinaan olahraga rekreasi, olahraga pendidikan dan olahraga prestasi.
“Dengan perjalanan sejarah olahraga nasional dapat menunjukkan bahwa olahraga adalah salah satu indikasi keberhasilan pembangunan nasional, sehingga pembinaan dan pengembangan olahraga harus ditempatkan dalan kerangka spirit of the nation, alat pemersatu bangsa dan sebagai gaya hidup sehat dan bugar manusia Indonesia modern,“ ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, dalam kesempatan tersebut mengajak semua pimpinan lembaga, instansi pusat dan daerah serta pihak swasta untuk menggerakkan masyareakat dan ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pembudayaan olahraga melalui penyediaan sarana dan sarana, pendanaan, menggalakkan event-event olahraga serta melaksanakan keputusanpresiden nomor 17/1984 yakni jam krida olahraga pada setiap jumat, kita juga berharap dengan Haornas ke 30 ini dapat menggelorakan semangat berolahraga di seluruh tanah air tercinta. (hpm)